Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos: Karang Taruna Harus Jadi Agen Transformasi untuk Kesejahteraan dan Perubahan Sosial

3 Minggu, 24 Agu 2025, 18:52 WIB | Oleh:
Mensos: Karang Taruna Harus Jadi Agen Transformasi untuk Kesejahteraan dan Perubahan Sosial Mensos: Karang Taruna Harus Jadi Agen Transformasi untuk Kesejahteraan dan Perubahan Sosial Doc: antara foto
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna di Jakarta, Minggu (24/8).

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan peran penting Karang Taruna sebagai garda terdepan perubahan sosial dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna di Jakarta, Minggu (24/8).

“Karang Taruna adalah rumah besar bagi seluruh pemuda Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Di hadapan peserta dari seluruh daerah, ia menekankan Karang Taruna harus tampil sebagai agen transformasi untuk memajukan kesejahteraan bersama.

Ia menyebut organisasi kepemudaan ini bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi rumah besar bagi pemuda Indonesia lintas generasi, suku, agama, dan latar belakang.

Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian dan kreativitas.

Menurut dia, anggota Karang Taruna perlu berani berinovasi, membangun usaha sosial, serta menciptakan komunitas yang mampu memberdayakan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan.

Kepemimpinan inklusif, kata dia, adalah syarat mutlak dengan merangkul semua pihak dalam pengambilan keputusan.

"Sudah dibuktikan oleh teman-teman Karang Taruna dengan kumpul di sini hari ini. Ini adalah kepemimpinan inklusif," ujarnya.

Ia mendorong Karang Taruna untuk menghidupkan kembali semangat kolaborasi, baik melalui kerja sama antar-pihak maupun pemanfaatan teknologi.

Karang Taruna, kata dia, harus menjadi penghubung antara potensi lokal dengan peluang global.

Namun, katanya, semua itu harus dijalankan dengan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

"Karang Taruna adalah organisasi yang dipercaya masyarakat. Maka itu Karang Taruna sekarang sudah dipercaya, maka jaga integritas itu jaga," kata dia.

Ia juga menyinggung pentingnya pemberdayaan berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN).

Gus Ipul meminta seluruh pengurus Karang Taruna tidak berjalan sendiri-sendiri dalam peran aktif dan mengelola data agar program pemerintah tepat sasaran. “Kalau data kita makin akurat maka bantuan pemerintah tepat sasaran. Kalau bantuan tepat sasaran maka kesejahteraan sosial cepat meningkat," kata dia.

Sebelumnya, Mensos menetapkan Budisatrio Jiwandono sebagai Ketua Umum Karang Taruna Nasional periode 2025–2030 yang dikukuhkan dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna di Kantor Kemensos RI, Jakarta.

“Alhamdulillah, menetapkan Pak Budisatrio Djiwandono sebagai Ketua Umum Karang Taruna periode 2025 sampai 2030. Ini suatu hal yang perlu kita syukuri bersama,” ujar Saifullah Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Partai Komunis Tiongkok aka...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.