Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Meluap Hampir Capai Jembatan, Pemkab Banyuwangi Bunyikan Alarm Bencana

3 Selasa, 03 Nov 2026, 02:06 WIB | Oleh:
Sungai Meluap Hampir Capai Jembatan, Pemkab Banyuwangi Bunyikan Alarm Bencana Sungai Meluap Hampir Capai Jembatan, Pemkab Banyuwangi Bunyikan Alarm Bencana Doc: ANTARA/HO-BPBD Banyuwangi
Ket. Luapan air sungai di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, merusak kandnag kambing milik warga. Senin (2/11).

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana hidrometeorologi menyusul guyuran hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu yang memicu longsor serta luapan sungai di sejumlah kecamatan. 

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi masih berada dalam periode musim kemarau.

"Meski demikian hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi di sejumlah wilayah sehingga perlu diwaspadai. Kami bersama tim sudah turun ke lapangan melakukan mitigasi dan asesmen di sejumlah titik," katanya di Banyuwangi, Senin (2/11).

Ia menyebutkan ada beberapa lokasi yang menjadi atensi, di antaranya Dusun Simacan, Kecamatan Licin, Kecamatan Songgon dan Kecamatan Singojuruh.

Pada Senin dini hari, hujan lebat mengguyur sejumlah kawasan terutama di wilayah hulu, seperti Kecamatan Licin dan Songgon. Kondisi tersebut memicu peningkatan debit air sungai dan luapan air di beberapa lokasi.

Di Dusun Simacan, Kecamatan Licin, katanya, luapan air mengakibatkan struktur penyangga jalan paving di tepi tebing mengalami longsor sepanjang sekitar 25 meter.

Tim BPBD telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Peningkatan debit air di Sungai Badeng, Kecamatan Songgon mengakibatkan satu bangunan kandang kambing hanyut, sedangkan di Sungai Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, debit air sempat meningkat hingga hampir menyentuh bagian bawah jembatan sekitar.

"Saat ini kondisi aliran sungai dilaporkan telah kembali normal," kata Partana.

Untuk mengantisipasi bencana, Pemkab Banyuwangi memperkuat koordinasi lintas sektor melalui pembentukan tim kesiapsiagaan.

Tim ini akan mendukung penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pertolongan pertama pada kecelakaan, hingga pengelolaan jalur evakuasi.

"Tim ini melibatkan banyak unsur, mulai OPD terkait di lingkungan Pemkab Banyuwangi, kecamatan, desa, hingga TNI/Polri," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Megapolitan
Makanan Minuman dan Tembaka...
Olahraga
Bayi Ajaib Itu Kini Tak Lag...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.