Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Nyatakan Bencana Kelaparan di Gaza, Pertama Kalinya Terjadi di Timur Tengah

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 11:40 WIB | Oleh:
PBB Nyatakan Bencana Kelaparan di Gaza, Pertama Kalinya Terjadi di Timur Tengah Doc: AFP
Ket. Koordinator Urusan Kemanusiaan dan Bantuan Darurat PBB (OCHA) Wakil Sekretaris Jenderal Tom Fletcher memegang laporan Tinjauan Kemanusiaan Global 2025 dalam konferensi pers di Jenewa pada 3 Desember 2024.

ROMA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Jumat (22/8) secara resmi mengumumkan bencana kelaparan di Gaza, yang pertama kalinya terjadi di Timur Tengah. Para ahli memperingatkan 500.000 orang menghadapi kelaparan "katastropik".

"Ini adalah bencana kelaparan: bencana kelaparan di Gaza," kata Tom Fletcher, koordinator bantuan darurat PBB, saat panel IPC menemukan bahwa bencana kelaparan kini terjadi di dalam dan sekitar Kota Gaza.

Ia menyalahkan Israel, menuduhnya melakukan "penghalang sistematis" pengiriman bantuan ke wilayah Palestina yang dilanda perang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam laporan yang didukung PBB tersebut sebagai "kebohongan besar". Sementara Kementerian Luar Negeri menegaskan: "Tidak ada kelaparan di Gaza."

Penilaian kelaparan dilakukan oleh Inisiatif Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC), sebuah koalisi pemantau yang ditugaskan oleh PBB untuk memperingatkan krisis yang akan datang. 

Laporan tersebut mendefinisikan kelaparan terjadi ketika 20 persen rumah tangga mengalami kekurangan makanan ekstrem; 30 persen anak di bawah usia lima tahun mengalami kekurangan gizi akut; dan sedikitnya dua dari setiap 10.000 orang meninggal setiap hari akibat kelaparan atau kekurangan gizi dan penyakit.

Badan-badan PBB telah lama memperingatkan memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza, terutama karena Israel meningkatkan serangannya terhadap Hamas.

IPC yang berkantor pusat di Roma mengatakan bahwa "pada tanggal 15 Agustus 2025, kelaparan (IPC Tahap 5) -- dengan bukti yang masuk akal -- telah terkonfirmasi di provinsi Gaza". 

PBB memperkirakan hampir satu juta orang saat ini tinggal di wilayah Gaza.

"Lebih dari setengah juta orang di Jalur Gaza menghadapi kondisi bencana yang ditandai dengan kelaparan, kemiskinan, dan kematian," kata laporan IPC.

Diproyeksikan kelaparan akan menyebar ke wilayah Deir el-Balah dan Khan Yunis pada akhir September, dengan jumlah orang yang kelaparan diperkirakan akan meningkat menjadi 641.000.

IPC mengatakan ini adalah "pertama kalinya bencana kelaparan dikonfirmasi secara resmi di kawasan Timur Tengah". 

Kelaparan diproyeksikan terjadi di Yaman pada tahun 2018 tetapi tidak pernah dikonfirmasi secara resmi, meskipun ada krisis kemanusiaan di negara itu, kata seorang juru bicara kepada AFP.

Menghantui Kita Semua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.