Gubernur Jambi: PLTA Kerinci Dukung Pasokan Energi di Pulau Sumatera
Sabtu, 23 Agu 2025, 11:16 WIBKOTA JAMBI â Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi akan menjadi pendukung pasokan energi listrik untuk Pulau Sumatera.
"Saya berharap masyarakat (Kerinci) tidak melakukan hal-hal yang sifatnya menghambat," kata Gubernur Jambi, Al Haris, di Kota Jambi, Sabtu (23/8).
Menyikapi unjuk rasa terkait permasalahan ganti rugi yang dilakukan oleh masyarakat dua desa di Kecamatan Bukit Kerman, Al Haris mengimbau masyarakat lebih mengedepankan kekeluargaan dan persaudaraan.
Mengingat PLTA tersebut milik masyarakat Kerinci, Ia menjelaskan jika dirunut pembangkit tersebut kepemilikannya berasal dari keluarga besar masyarakat Kerinci.
"Karena anak Pak JK (Jusuf Kalla) menikah dengan orang Kerinci, saya kira sama juga orang Kerinci. Artinya, PLTA bukan milik pemodal asing," jelasnya.
Ia menaruh harapan PLTA tersebut segera beroperasi serta berkontribusi dalam mendukung energi di Pulau Sumatera.
Proyek tersebut memanfaatkan debit Sungai Merangin dan Danau Kerinci yang memiliki wilayah tangkapan air seluas 1.353 kilometer persegi dari dasar sungai.
Diproyeksikan PLTAÂ Kerinci memiliki kapasitas nilai kelistrikan sebesar 350 megawatt.
PLTA tersebut akan dilengkapi dengan empat unit pembangkit, terdiri dari turbin berkapasitas 87,5 megawatt tipe vertical francis turbine, generator 103 mega volt ampere (MVA), dan 110 MVA main transformer 16,5 /150 kilovolt.
- Gubernur Jambi
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tim SAR Dikerahkan untuk Membantu Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500
-
Denzel Washington Mengaku Bosan dengan Dunia Film
-
Hadirkan Senyum Anak-Anak Aceh, TNI Salurkan Ribuan Paket Alat Sekolah
-
Jakarta Pimpin Inovasi Pemantauan Udara dengan 111 Stasiun Aktif dan Sistem Terintegrasi Terluas di Indonesia
-
Gala Premiere Ahlan Singapore: Film MD Pictures X STB Tayang 5 Februari 2026 di Bioskop
-
Harga Cabai di NTB Mulai Turun Jadi Rp55 Ribu per Kilogram
-
Pemkab Agam Catat Kerugian akibat Bencana Capai Rp4,20 Triliun, 163 Meninggal, dan 38 Orang Hilang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.