Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Stella Christie: Pengelolaan Data Kunci Sukses di Era AI

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 13:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendiktisaintek Stella Christie: Pengelolaan Data Kunci Sukses di Era AI Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam acara DNA Masterclass 2025 di Jakarta

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menekankan pentingnya pengelolaan data dalam era kecerdasan buatan (AI).

Melalui keterangan di Jakarta, Jumat, Wamendiktisaintek menyoroti potensi ganda AI yang dapat memberikan dampak positif juga negatif. Selain itu, diperlukan juga strategi pelatihan, pengelolaan data, dan kolaborasi agar teknologi ini dapat memperkuat ketahanan dan kesejahteraan Indonesia.

"Tantangan-tantangan yang kita hadapi berat sekali, tetapi bukan berarti tidak bisa kita hadapi, dan ini adalah tantangan untuk seluruh dunia, bukan hanya untuk Indonesia," katanya.

Pakar psikologi kognitif itu menyebutkan ada empat risiko besar dari AI, yaitu pengangguran, keamanan internet yang melemah, keandalan informasi yang menurun, serta meningkatnya ketimpangan.

Namun, lanjut dia, AI juga bisa memberikan dampak positif, yaitu menciptakan pekerjaan baru, meningkatkan keamanan, membantu fact checking, dan menjadi penyetara akses global.

Lebih lanjut, Wamen Stella menyoroti ancaman hoaks sebagai dampak negatif dari AI, semakin nyata saat ini. Selain itu, disrupsi lain seperti berkurangnya lapangan pekerjaan karena digantikan AI, menjadi tantangan tersendiri.

Hal ini, jelas dia, dapat diatasi dengan memberikan pelatihan kepada mahasiswa dan masyarakat umum. Pelatihan harus diprioritaskan bagi pekerja usia produktif yang paling rentan tergantikan.

"Sementara generasi muda, meski tetap perlu diperluas wawasannya, umumnya akan lebih cepat menguasai teknologi baru secara mandiri," ujarnya.

Stella menambahkan generasi muda dapat difokuskan pada penguatan human centered skills, seperti kreativitas, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa AI tidak sekadar menjadi tren, melainkan benar-benar alat yang memperbaiki kualitas hidup manusia.

Ia menekankan kesadaran akan pentingnya data harus diperkuat, mulai dari cara penyimpanan hingga memastikan akurasi data yang digunakan dalam berbagai sistem. Pengelolaan data nasional merupakan hal penting untuk memperkuat kedaulatan Indonesia, khususnya di bidang ketahanan dan ekonomi.

"Yang mahal itu bukan algoritma-nya, yang mahal dari AI itu data. Indonesia punya begitu banyak data, kita punya kemampuan untuk bisa menjadi world player di AI," tutur Stella Christie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.