Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jambi Majukan Ekonomi Kreatif Melalui Program Balikat

📅 Senin, 18 Agu 2025, 15:26 WIB | Oleh:
Pemkot Jambi Majukan Ekonomi Kreatif Melalui Program Balikat Doc: ANTARA/HO- Diskominfo Kota Jambi
Ket. Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menjadi narasumber dalam seminar bertajuk "Produk Lokal Berdaya Saing: Sinergi Strategi Pemasaran dan Nilai Kearifan Lokal" di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (18/8).

Kota Jambi -- Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi, berkomitmen mengembangkan ekonomi kreatif melalui program balai latihan kerja tematik (balikat).

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha di Jambi, Senin, mengatakan penguatan sektor ekonomi kreatif sangat penting, karena salah satu pilar kemajuan daerah.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung pelaku usaha kreatif, salah satu balikat.

Program itu dirancang untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas hingga menjadi pengusaha yang tangguh, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

la menilai keberadaan UMKM yang berkualitas akan menjadi tulang punggung perekonomian Kota Jambi.

Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa, kata dia, maka sektor UMKM merupakan fondasi utama yang menopang roda perekonomian daerah.

Program Bank Harkat memberikan bantuan modal tanpa agunan kepada pelaku usaha untuk memperkuat UMKM, sekaligus mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Jambi.

"Kami juga mendorong pembentukan kelompok UMKM untuk mempermudah akses pembiayaan," katanya.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan strategis sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pelaku UMKM, antara lain Festival Tumpah Ruah, Gebyar UMKM, Karnaval Angso Duo, hingga Kota Tua Seribu Kuliner yang secara konsisten menjadi ajang promosi, kolaborasi dan penguatan daya saing produk lokal.

Ketua Asosiasi Industri Kreatif Jambi Dwi Mutiara mengatakan produk lokal di tengah persaingan global yang semakin ketat, harus hadir bukan sekedar sebagai identitas daerah, tetapi sebagai pilihan yang berkualitas, kompetitif dan bernilai tambah, sehingga mampu menembus pasar internasional.

Pihaknya percaya UMKM dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.