Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

QRIS Antarnegara Melesat! Transaksi Tembus Rp1,66 Triliun hingga Juni 2025

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 23:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
QRIS Antarnegara Melesat! Transaksi Tembus Rp1,66 Triliun hingga Juni 2025 Doc: ANTARA/HO-Bank Indonesia.
Ket. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo beserta jajaran Bank Indonesia merayakan HUT ke-80 RI di Jakarta, Minggu (17/8/2025).

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan total nilai transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara di Malaysia, Singapura dan Thailand mencapai Rp1,66 triliun hingga Juni 2025.

Perry Warjiyo menuturkan di Jakarta, Minggu (17/8), bahwa kerja sama QRIS Antarnegara dengan Thailand mencatatkan 994.890 transaksi dengan nominal sebesar Rp437,54 miliar sejak diluncurkan pada Agustus 2022.

Volume transaksi QRIS Antarnegara Indonesia dan Malaysia mencapai 4,31 juta transaksi dengan nominal sebesar Rp1,15 triliun sejak diresmikan pada Mei 2023.

Sementara kerja sama QRIS Antarnegara dengan Singapura yang diluncurkan pada 17 November 2023 telah mencatatkan 238.216 transaksi dengan nominal sebesar Rp77,06 miliar.

Perry Warjiyo menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan industri sistem pembayaran dan seluruh masyarakat dalam rangka memperluas penggunaan QRIS dengan didukung pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan dan perluasan kerja sama baik di dalam negeri maupun lintas negara.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Juli 2025 bahwa transaksi QRIS lintas negara (cross-border) terus menunjukkan perkembangan positif.

Filianingsih mencatat, terjadi peningkatan dari sisi inbound atau wisatawan asing yang bertransaksi di Indonesia, khususnya pendatang dari Malaysia, Singapura dan Thailand.

Pemanfaatan QRIS untuk transaksi digital meningkat hingga 35 persen di berbagai destinasi wisata utama, seperti Bali, Yogyakarta dan Danau Toba.

Sementara itu, transaksi outbound oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang melancong ke tiga negara tersebut mengalami sedikit pelambatan.

Hari ini, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bank Indonesia kembali memperluas implementasi QRIS ke berbagai negara di luar kawasan Asia Tenggara.

Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang resmi dapat menggunakan QRIS sebagai media pembayaran melalui pemindaian JPQR Global mulai hari ini.

Bersamaan dengan itu, hari ini Bank Indonesia juga memulai rangkaian uji coba interkoneksi sistem QRIS antara Indonesia dan China dengan People's Bank of China (PBoC).

Perry menuturkan konektivitas pembayaran dengan Tiongkok akan memfasilitasi perdagangan antarnegara secara lebih efisien, khususnya bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara.

Ia berharap perluasan penggunaan QRIS Antarnegara ke Tiongkok dapat diwujudkan setelah seluruh proses uji coba dan kesiapan dapat berjalan dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Eks Punggawa Persija Gustavo Franca: Atmosfer di Kandang Persib bisa Pengaruhi Konsentrasi Arema
    Preview komentar:
    Berikut Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
    Cara Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.