FO Slipi Skatepark Jadi Role Model Ruang Publik di Jakarta

Jumat, 15 Agu 2025, 14:15 WIB

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau kolong Fly Over (FO) Slipi yang telah disulap menjadi ruang publik berupa lapangan skateboard di Jalan Palmerah Selatan, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/8). Ia menegaskan fasilitas seperti ini perlu diperbanyak untuk mendukung aktivitas positif masyarakat.

“Hari ini saya secara khusus datang ke kolong Fly Over Slipi dan mengajak para wali kota memanfaatkan ruang-ruang seperti ini yang ada di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono. Menurutnya, penataan FO Slipi menjadi skatepark merupakan aspirasi masyarakat untuk mengubah kawasan yang dulunya kumuh dan rawan masalah sosial menjadi ruang publik yang layak.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

FO Slipi Skatepark memiliki luas 4.299 meter persegi dan berada di antara tiga kelurahan, yaitu Gelora, Petamburan, dan Bendungan Hilir di Kecamatan Tanah Abang. Pramono menyebut kawasan ini akan menjadi proyek percontohan atau role model bagi pengembangan ruang publik di bawah kolong jalan tol dan fly over di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Tempat ini akan menjadi role model atau prototype yang akan dikembangkan di semua wilayah kota di Jakarta. Saya minta para wali kota melakukan terobosan untuk membuat ruang seperti ini di kolong fly over dan jalan tol agar memberikan manfaat bagi warganya. Saya juga mengizinkan penggunaan dana CSR di masing-masing wilayah untuk pengembangannya,” ungkapnya.

Dari hasil tinjauannya, Gubernur Pramono mendapati bahwa pengunjung FO Slipi Skatepark tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari Depok, Bekasi, hingga Kota Malang. Hal ini menunjukkan daya tarik skatepark tersebut bagi komunitas skateboard dari berbagai daerah.

Saat berbincang dengan komunitas skateboard, Pramono menerima masukan terkait kebutuhan penyediaan air minum di lokasi. “Untuk penyediaan air minum, saya sudah minta Wali Kota Jakarta Pusat menyiapkannya supaya semua yang berlatih di sini bisa dengan mudah mendapatkan air bersih dan higienis,” terangnya.

Penataan FO Slipi Skatepark dilakukan secara bertahap sejak 2018 hingga 2024. Pada tahap pertama tahun 2018, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Pusat membangun lintasan skatepark, namun desainnya belum sesuai standar.

Tahap kedua pada 2019 mencakup pembangunan area taman serta pengurusan izin pemanfaatan lahan ke Kementerian PUPR, yang disetujui mulai Desember 2019 hingga Desember 2024. Pembangunan ini menjadi langkah awal dalam mengubah wajah kawasan kolong fly over menjadi lebih tertata.

Selanjutnya, tahap ketiga pada 2024 dilakukan revitalisasi lintasan skatepark agar sesuai standar internasional, dengan melibatkan komunitas skateboard dan BMX. Revitalisasi ini juga diintegrasikan dengan penataan kawasan FO Slipi oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta.

Gubernur Pramono menyebut revitalisasi ini juga memperluas akses pedestrian yang terhubung langsung dari Halte TransJakarta maupun moda transportasi lainnya, seperti Mikrotrans dan bus antarkota Jabodetabek. Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses FO Slipi Skatepark.

“Revitalisasi ini juga memperluas akses pedestrian yang nyaman dari Halte TransJakarta maupun moda transportasi lain, seperti Mikrotrans dan bus antarkota Jabodetabek, menuju FO Slipi Skatepark,” pungkasnya. Dengan adanya fasilitas tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap ruang publik seperti ini dapat menjadi sarana kegiatan positif, mengurangi potensi masalah sosial, dan mempererat interaksi antarwarga.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.