Inovasi Baru Nih, JAK Gandaria Jembatannya Bisa Diangkat Loh
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 21:46 WIB | Oleh: Opik
Doc: Foto: istimewa/DinasbinamargaDKI
JAAKRTA - Jembatan Antar Kampung (JAK) kawasan Gang Mulia Jalan Gandaria, Kebayoran Baru menjadi jembatan angkat pertama di Jakarta, menyusul rampungnya revitalisasi infrastruktur itu oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan.
"Ini jembatan pertama dengan model yang bisa diangkat di Jakarta dan dikerjakan oleh kami," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Heru Suwondo saat ditemui di JAK Gandaria Jakarta, Kamis (13/8).
Heru mengatakan jembatan ini dibangun selama tiga bulan dari Juni hingga Agustus dan akan dibuka 24 jam untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyeberang maupun melintas menggunakan sepeda motor.
"Anggarannya 600 juta rupiah," katanya.
Jembatan dengan panjang 9 meter dan 1,5 meter ini bertujuan untuk memudahkan pekerjaan membersihkan saluran drainase Kali Grogol yang berada di bawahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tujuannya jembatan bisa diangkat untuk memudahkan pada saat pekerjaan di bawahnya, baik itu pembersihan ataupun lain sebagainya," ucapnya.
Lebih lanjut, sebelum direvitalisasi, jembatan ini dulunya rusak dan seringkali goyang jika dilewati beban berat.
Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif untuk membangun jembatan sistem katrol yang menghubungkan Jalan Kampung Sawah, Kebayoran Lama Utara dan Jalan Gandaria, Kebayoran Baru.
"Jadi, itulah kenapa direvitalisasi jembatannya karena kondisi jembatan lama itu kondisinya sudah tidak layak," ucapnya.
Ia optimis jembatan ini membawa manfaat nyata bagi anak sekolah, lansia, maupun penyandang disabilitas.
13 Jembatan Antar Kampung
Sebelumnya, diberitakan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sudah merevitalisasi 13 Jembatan Antar Kampung (JAK) di Tahun Anggaran 2024.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Agus Indroyono mengatakan, bentuk revitalisasi yang dilakukan berupa bangun ulang, dipertahankan eksistingnya, dan ada juga yang hanya dirapikan.
“Sebanyak 13 JAK yang kita revitalisasi ada di enam kecamatan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!