Pemprov Aceh Ajak PHRI Kolaborasi Kembangkan Pariwisata Tanah Rencong
Selasa, 12 Agu 2025, 22:29 WIBBANDA ACEH â Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh mengajak pengurus Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Aceh berkolaborasi dalam pengembangan pariwisata di provinsi itu, salah satunya dengan terus mempromosikan potensi wisata di Tanah Rencong.
"Kita mengajak BPD PHRI Aceh untuk berkolaborasi dan bersinergi mengembangkan sektor pariwisata Aceh," kata Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah di Banda Aceh, Selasa (12/8), saat saat menutup musyawarah daerah BPD PHRI Aceh dan pengukuhan pengurus masa jabatan 2025â2030.
Ia mengatakan Aceh memiliki potensi wisata yang bagus, mulai dari pantai dan laut serta gunung indah. Selain itu tingkat kriminalitas di Aceh menjadi yang terendah di Indonesia.
Kini, lanjutnya, kunjungan wisatawan juga sudah mulai meningkat. "Alhamdulillah, kini pertumbuhan ekonomi Aceh sudah cukup baik. Selain itu kunjungan wisatawan juga terus meningkat setiap tahunnya,â ucap Fadlullah.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh pada 2024 mencapai 12,9 juta orang, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebanyak 8,9 juta wisatawan.
Sementara itu pada periode Januari hingga April 2025 jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7.315.394 orang.
Fadhlullah optimis sektor pariwisata akan terus tumbuh hingga akhir 2025. Tetapi optimisme ini, kata dia, harus diiringi dengan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat promosi, dan menciptakan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.
Dalam konteks ini, lanjut Fadhlullah, BPD PHRI Aceh memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai wadah koordinasi pelaku industri hotel dan restoran, tetapi juga mitra penting pemerintah dalam membangun ekosistem pariwisata berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Mari kita berkolaborasi untuk terus mempromosikan berbagai potensi wisata Aceh, khususnya pariwisata halal, agar sektor pariwisata tumbuh, perhotelan semakin berdenyut dan tentu saja perekonomian masyarakat Aceh menjadi lebih baik,â kata Fadhlullah.
Sementara itu Ketua Umum PHRI Pusat Hariyadi BS Sukamdani mengakui Aceh memiliki potensi pariwisata yang sangat baik. Tetapi semua itu perlu adanya upaya promosi yang dilakukan secara bersama.
"Banyak potensi yang belum tergarap maksimal. Baik dari keragaman suku bangsa dan seni budaya maupun keindahan alam yang sangat menjanjikan. Selain itu,wisata halal juga menjadi salah satu nilai jual untuk menarik minat wisatawan,â kata Hariyadi.
- Pemprov Aceh
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penyaluran bantuan pangan beras di Kota Bogor
-
DPRD Banjarmasin Siapkan Raperda Khusus Pedagang Kecil, Janji Beri Perlindungan Nyata
-
Disdamkarmat Natuna Imbau Warga Tidak Buka Lahan dengan Membakar
-
Experience Store Pertama Azko Hadir di Tangerang Selatan
-
Wakili Presiden Prabowo, Menkomdigi Hadiri AI Action Summit Paris
-
Rupiah Tak Boleh Goyah, BI All Out Jaga Pasar Uang
-
Alcaraz Perpanjang Kemenangan dengan Melaju ke 16 Besar Wimbledon 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.