Mengundurkan Diri, Dirut Agrinas Pangan Nusantara Minta Maaf ke Presiden dan Petani
Selasa, 12 Agu 2025, 19:45 WIBJAKARTA - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, pada Senin (11/8) menyatakan mundur setelah hanya enam bulan menjabat. Joao menyebut alasan pengunduran dirinya karena belum memiliki sumbangsih terhadap perekonomian dan petani.
"Kami sangat menyesal dan meminta maaf kepada seluruh warga negara, terutama petani, kepada bangsa, dan kepada Presiden (Prabowo Subianto) yang telah mengangkat kami pada posisi ini. Oleh karena itu, perkenankanlah saya untuk mengajukan pengunduran diri dan meminta maaf," ujarnya, di Jakarta, Senin.Â
Dikutip dari Antara, Joao mengatakan ia memiliki visi besar untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia. Namun, dalam perjalanannya, ia menilai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) belum optimal mewujudkan visi tersebut. Danantara didirikan untuk membantu perusahaan-perusahaan milik negara mencapai kinerja puncak.
"Presiden Prabowo Subianto menugaskan Danantara untuk membentuk badan baru yang mampu mengidentifikasi peluang bisnis dan investasi, termasuk di sektor pangan. Kami merasa Danantara tidak memahami atau belum menunjukkan rasa krisis, yang menunjukkan bahwa situasi pangan kita tidak dalam kondisi baik," ungkapnya.
Dia mengkaui pentingnya pemerintah mencapai swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan demi kelangsungan hidup bangsa. Namun, ia menilai belum ada intervensi terutama dari Danantara, yang membawahi perusahaan-perusahaan milik negara dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Joao juga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas. Namun, lanjutnya, pemerintah belum memaksimalkan upayanya dalam mencapai target ini, sehingga mengakibatkan tingginya harga bahan pangan seperti beras.
"Saya sangat ingin berkontribusi, terlibat dalam pengembangan komunitas pertanian dan pengembangan pertanian kita, tetapi kami tidak didukung oleh para ajudan presiden, yang telah menciptakan proses birokrasi yang hampir mustahil dicapai," katanya.
Beliau menyatakan bahwa sektor pangan merupakan masalah yang sangat serius, yang membutuhkan upaya percepatan dan tindakan konkret untuk mengembangkan sektor pertanian yang tertinggal. Beliau juga menyatakan bahwa surat pengunduran dirinya telah disampaikan kepada Danantara, yang telah diterima oleh staf di tingkat manajerial.
Joao pengunduran dirinya sebagai Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara telah sampaikan melalui surat resmi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan ia akan tetap bertugas selama 30 hari ke depan, tetapi tidak lagi memiliki wewenang untuk menandatangani dokumen perusahaan.
- Danantara
- PT Agrinas Pangan Nusantara
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Sulsel Dorong Toraja Utara Jadi Sentra Kopi
-
Bogor Siapkan Bansos untuk Penyaluran Oktober-Desember 2026
-
Kementerian PKP Dorong Percepatan KUR Perumahan, Target Plafon Naik Jadi Rp50 Triliun
-
Bae Jun-ho Antar Korea Selatan ke Final Sepak Bola Putra Asian Games Usai Taklukkan Tiongkok 2-1
-
Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
-
Jackie Chan Masih Hidup! Kabar Hoaks tentang Kematiannya Viral di Media Sosial
-
Karhutla Belum Reda, Tanggap Darurat Asap Diperpanjang
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.