Khawatir Keselamatan Mahasiswa, Universitas Jember Tarik Ribuan Peserta KKN dari Lumajang, Jatim
📅 Selasa, 12 Agu 2025, 23:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA – Universitas Jember (Unej) baru-baru ini menarik sebanyak 1.307 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari 102 desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyusul kasus pencurian sepeda motor milik empat mahasiswa saat kegiatan berlangsung. Unej menyatakan, keselamatan mahasiswa adalah prioritas utama sehingga kampus menghentikan kegiatan KKN lebih awal di Kabupaten Lumajang. Dari informasi yang dihimpun, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unej, Yuli Witono menjelaskan, para mahasiswa telah melaksanakan KKN sejak 15 Juli 2025 yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 Agustus 2025. Namun karena pada 8 Agustus 2025 terjadi pencurian sepeda motor milik empat mahasiswa di Balai Desa Alun-alun dan di rumah Kepala Desa Tempeh Tengah, LP2M Unej memutuskan penarikan tersebut.
"Awalnya LP2M hanya akan menarik mahasiswa di desa Tempeh Tengah dan Alun-alun. Tapi karena pertimbangan keamanan peserta KKN, LP2M secara resmi menarik seluruh peserta KKN di Kabupaten Lumajang."
“Pemerintah desa setempat berusaha meminta agar mahasiswa tetap melanjutkan KKN, tetapi kami tidak hanya memikirkan barang milik mahasiswa, keselamatan lebih penting, karenanya seluruh mahasiswa tetap ditarik, pada Sabtu, 09 Agustus 2025,” terangnya.
Yuli Witono menegaskan bahwa semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat tetap kuat, untuk itu ke depan, program KKN Kolaboratif dari Unej akan diperkuat dari sisi keamanan dan pengawasan demi mencegah peritiswa serupa. "Langkah-langkah perbaikan mencakup kerja sama dengan berbagai pihak seperti aparat keamanan (kamtibmas), dan lembaga demi menjamin keamanan mahasiswa di lapangan."“Kami tidak ingin mahasiswa kehilangan kesempatan belajar di lapangan. Meski ditarik, mereka tetap akan diberikan tugas evaluatif, seperti membuat video dokumentasi program yang telah dilaksanakan serta laporan akhir melalui metode daring.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!