Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warisan Budaya Leluhur Madura, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Cintai dan Promosikan Batik Tulis Sampang

📅 Senin, 11 Agu 2025, 14:05 WIB | Oleh:
Warisan Budaya Leluhur Madura, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Cintai dan Promosikan Batik Tulis Sampang Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk mencintai dan mempromosikan batik tulis asli Sampang sebagai warisan budaya luhur Madura yang memiliki ciri khas pewarnaan alami serta kualitas tinggi.

“Saya sedikit bisa mengenali berbagai jenis batik. Sekilas ada kemiripan antara Sampang dan Pamekasan, namun terkait pewarnaan lebih jernih dan warna alam yang sangat mirip dengan Batik Cirebon," ujarnya dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin (11/8).

Kemiripan tersebut, menurut Khofifah, merupakan wujud pertemuan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari itu, kain batik dengan kekhasannya adalah produk budaya, bukan sekadar kain sebagai bahan pakaian.

"Ini artinya juga ada pertemuan antarbudaya. Sehingga pembatik itu sebenarnya pelaku seni, tapi dia juga industri. Seni membatik sendiri memiliki tahap yang luar biasa," tutur Khofifah.

Meski memiliki keindahan dan kualitas tinggi, Khofifah mengatakan Batik Sampang masih memerlukan promosi lebih luas dibanding Batik Madura lainnya seperti Batik Tanjung Bumi Bangkalan, Batik Pamekasan, atau Batik Sumenep yang sudah lebih dikenal pasar.

"Karena di sini berada antara Tanjung Bumi yang luar biasa dan kemudian Pamekasan yang pemasarannya lebih bagus karena memang berani dengan warna dan desain kontemporer," katanya.

Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung para pembatik di Jawa Timur. Menurutnya, setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing sehingga masyarakat tidak akan bosan mendalami batik.

"Saya ingin memberi penguatan bagi pelaku seni batik pelaku industri batik ini budaya yang luar biasa terlahir dari nenek moyang kita," kata Khofifah.

Apalagi, kata dia, batik tulis tersebut susah untuk pemula dan pasti dikerjakan secara turun temurun. "Bagaimana mencanting supaya tidak belepotan, proses melapisnya, mewarna hingga mencelup," katanya.

Sementara itu, pemilik Workshop Batik Tulis Shalempang, Ali Imron, mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Khofifah terhadap perkembangan Batik Sampang.

"Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Ibu Khofifah. Kami mendapat Sertifikat Halal dan Sertifikat Industri Hijau yang masih dalam proses," ucapnya.

Ali Imron juga berkesempatan ikut dalam kegiatan Misi Dagang Pemprov Jawa Timur di berbagai provinsi. Workshop batiknya berdiri sejak 2001, sedangkan tradisi membatik telah diwariskan secara turun-temurun dari keluarga istrinya yang merupakan turunan ketujuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.