Pimpinan MPR Salurkan Bantuan Mobil Tanggap Bencana bagi Warga Jakarta

Senin, 11 Agu 2025, 15:00 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota DPR-RI Dapil DK Jakarta II Hidayat Nur Wahid menyalurkan mobil tanggap bencana kepada warga di Jakarta Selatan dalam rangka reses Anggota DPR-RI.

HNW sapaan akrabnya berharap mobil ini dapat meningkatkan responsivitas program penanggulangan bencana kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

Ket. Foto: Penyaluran mobil tanggap darurat bagi warga Jakarta Selatan. — Sumber: antara foto

“Tentu kita tidak pernah berharap adanya bencana, tapi jika terjadi, semoga dengan adanya Mobil Tangguh Bencana dapat memudahkan distribusi bantuan di lokasi yang terkena musibah,” kata Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/8).

HNW mengatakan dirinya menerima aspirasi soal masyarakat di Jakarta yang kerap mengalami bencana banjir sehingga membutuhkan transportasi yang memadai untuk penyaluran bantuan.

Hidayat yang merupakan Anggota Komisi VIII DPR-RI ini kemudian mengadvokasi aspirasi yang disampaikan melalui Yayasan Inovazi tersebut kepada mitra kerjanya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI.

“Alhamdulillah usulan ini ditindaklanjuti dan disetujui oleh BPKH melalui Program Kemaslahatan. Saya mengapresiasi kolaborasi ini dan berharap bisa digunakan sebaik-baiknya untuk kebermanfaatan masyarakat luas,” tuturnya.

Sebelumnya, HNW juga mengajak masyarakat untuk menjaga warisan budaya dunia yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO yakni pergelaran wayang dari Indonesia sebagai warisan budaya dunia harus dijaga agar tidak diklaim negara lain.

Dia menyampaikan hal itu dalam rangka mengapresiasi kolaborasi MPR RI, DPP PKS, dan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) DKI Jakarta dalam menggelar Pagelaran Rakyat Wayang Kulit di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (8/8), sebagai bagian dari Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sekaligus memperingati HUT ke-80 RI.

“Ini menunjukkan komitmen kita sesuai Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945, bahwa negara bersama rakyatnya menjaga, memajukan, dan melestarikan budaya nasional, bahkan di tengah arus budaya global," kata HNW dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Adapun pergelaran itu menampilkan lakon "Gatotkoco Lahir" dengan dalang Ki Anom Dwijokangko. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari komunitas Kejawen (Keluarga Jawa Tulen).

HNW menilai lakon Gatotkoco Lahir memiliki makna mendalam, sejalan dengan peringatan lahirnya bangsa Indonesia, UUD 1945, MPR, dan DPR yang kini berusia 80 tahun.

Menurutnya, kelahiran selalu diiringi dengan harapan, maka semangat dan idealisme harus tetap dijaga untuk merealisasikan cita-cita Indonesia merdeka dan untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Semua itu, kata dia, bisa diwujudkan dengan merujuk pada lakon Gatotkaca sejak lahir hingga jadi pahlawan bangsa dan negaranya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.