Bandara Mutiara Palu Resmi Jadi Internasional! BMKG Siapkan AWOS Canggih untuk Penerbangan Dunia
Senin, 11 Agu 2025, 18:24 WIBPALU â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mempersiapkan pelayanan secara optimal untuk mendukung operasional penerbangan internasional di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembaruan sistem pengamatan cuaca otomatis atau automatic weather observing system (AWOS).
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Nur Alim, mengatakan perubahan status bandara menjadi bandara internasional berdasarkan keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menuntut penguatan layanan pendukung penerbangan, termasuk informasi cuaca yang akurat dan real-time.
"Bandara Mutiara Sis Al-Jufri telah berubah status menjadi bandara internasional melalui keputusan Kemenhub. Sebagai mitra, kami tentu melakukan penguatan pelayanan penerbangan, khususnya pada sistem pengamatan cuaca," ujarnya di Palu, Senin (11/8).
AWOS merupakan perangkat yang berfungsi menyediakan informasi cuaca secara seketika, berkelanjutan, dan akurat untuk kebutuhan penerbangan. Data yang dihasilkan mencakup kecepatan dan arah angin, suhu, tekanan udara, visibilitas, serta kondisi lainnya yang sangat penting bagi keselamatan penerbangan. Sistem ini membantu pilot dan petugas bandara dalam mengambil keputusan operasional yang aman dan efisien.
Sebelumnya, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri hanya memiliki satu unit AWOS yang dipasang di salah satu sisi landasan pacu. Namun, untuk memenuhi standar penerbangan internasional, BMKG akan menambah satu unit lagi yang ditempatkan di ujung runway lainnya. Dengan demikian, pemantauan cuaca dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan presisi di kedua arah landasan.
"Keamanan penerbangan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh peralatan harus memenuhi standar internasional, baik dari segi teknis maupun fungsional," kata Nur Alim.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menambahkan, penetapan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai bandara internasional tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025.
Menurutnya, langkah ini merupakan hasil upaya yang telah dijalankan selama tiga bulan terakhir untuk mendorong kemajuan infrastruktur transportasi udara, perekonomian, dan pariwisata di Sulawesi Tengah. Kehadiran bandara internasional diharapkan menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara dan menunjang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.
"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi untuk memetakan seluruh kebutuhan, mulai dari sarana prasarana, peralatan pendukung, hingga sumber daya manusia. Targetnya, semua persiapan rampung dalam enam bulan ke depan sebelum penerbangan internasional resmi beroperasi," ujarnya.
Dengan dukungan BMKG melalui pembaruan sistem AWOS dan kerja sama lintas instansi, Bandara Mutiara Sis Al-Jufri diharapkan siap melayani penerbangan internasional dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang setara bandara global.
- bandara mutiara palu
- bmkg palu
- awos
- cuaca bandara
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.