Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Festival Ciliwung, Masyarakat Diajak untuk Lebih Peduli ke Sungai Ciliwung

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 16:27 WIB | Oleh:
Lewat Festival Ciliwung, Masyarakat Diajak untuk Lebih Peduli ke Sungai Ciliwung Doc: antara foto
Ket. Peduli Sungai Ciliwung

DEPOK - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengajak masyarakat agar ikut peduli terhadap pemulihan Sungai Ciliwung melalui acara Festival Ciliwung 2025 di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).

“Salah satu penyebab dari penurunan kualitas Sungai Ciliwung berasal dari pencemaran domestic waste atau sampah dari rumah tangga sekitar. Kemudian dari industri. Sampah merupakan salah satu faktor penting diperhatikan Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Rasio Ridho Sani di halaman SMP Negeri 34 Kota Depok, Minggu (10/8).

Kegiatan Festival Ciliwung digelar KLH bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, PT Pertamina, dan PT PGN Gas Indonesia, di kawasan bantaran Sungai Ciliwung, Depok, Minggu.

Festival Ciliwung 2025 ini menyusuri sungai mulai dari Gerbang Biru Ciliwung di Jalan Juanda hingga SMPN 34 Kota Depok.

Rasio mengatakan acara Festival Sungai Ciliwung dengan berbagai macam rangkaian acara tujuannya untuk bersama-sama mendorong upaya percepatan, pemulihan Sungai Ciliwung dengan menggunakan pendekatan dan dukungan pentahelix.

Rasio juga mengatakan pemerintah membangun beberapa fasilitas-fasilitas yang diperlukan oleh masyarakat."Kami ingin menjadikan Sungai Ciliwung ini punya fungsi ekonomi, punya fungsi budaya, punya fungsi wisata juga," katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok Candra Rahmansyah memberikan apresiasi kepada KLH, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pertamina, dan PGN, yang telah memberi aksi nyata bagi pelestarian lingkungan di Depok dan Ciliwung.

Ia mengatakan program ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan menekankan bahwa tujuan utama bukan hanya mengembalikan fungsi ekologis, tetapi juga menjadikan Ciliwung sebagai sungai multifungsi yang bermanfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

"Festival Sungai Ciliwung 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menggerakkan perubahan positif bagi sungai strategis nasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.