- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump dan Putin akan Berte...
Trump dan Putin akan Bertemu di Alaska Jumat Depan
Sabtu, 09 Agu 2025, 08:14 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin minggu depan di Alaska.
Kremlin kemudian mengonfirmasi pertemuan puncak itu, dan menyebut lokasinya "cukup logis."
"Para presiden sendiri pasti akan fokus membahas opsi-opsi untuk mencapai penyelesaian damai jangka panjang atas krisis Ukraina," ujar ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Telegram, Jumat (8/8).
Puluhan ribu orang tewas sejak Russia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, dan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Putin mengadakan konsultasi pada hari Jumat dengan para pemimpin Tiongkok dan India menjelang pertemuan puncak dengan Trump.
"Pertemuan yang sangat dinantikan antara saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, dan Presiden Vladimir Putin, dari Russia, akan berlangsung Jumat depan, 15 Agustus 2025, di Negara Bagian Alaska," ujar Trump di situs Truth Social miliknya.
Sebelumnya di Gedung Putih, ia mengatakan "akan ada beberapa pertukaran wilayah demi kebaikan" Ukraina dan Russia, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Trump Diundang ke Russia
Tiga putaran negosiasi antara Russia dan Ukraina gagal membuahkan hasil, dan masih belum jelas apakah pertemuan puncak akan membawa perdamaian lebih dekat.
Pengeboman yang dilakukan Russia memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan telah menghancurkan sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina.
Putin menolak seruan gencatan senjata dari Amerika Serikat, Eropa dan Kyiv.
Ia juga mengesampingkan kemungkinan mengadakan pembicaraan dengan Volodymyr Zelensky pada tahap ini, sebuah pertemuan yang menurut presiden Ukraina diperlukan untuk mencapai kemajuan dalam suatu kesepakatan.
Pada pembicaraan di Istanbul bulan lalu, negosiator Russia menguraikan tuntutan teritorial garis keras untuk menghentikan kemajuannya -- menyerukan Kyiv untuk menarik diri dari beberapa wilayah yang dikuasainya dan meninggalkan dukungan militer Barat.
Pertemuan puncak Alaska akan menjadi yang pertama antara presiden AS dan Russia yang sedang menjabat sejak Joe Biden bertemu Putin di Jenewa pada Juni 2021.
Trump dan Putin terakhir kali bertemu pada tahun 2019 di KTT G20 di Jepang selama masa jabatan pertama Trump. Mereka telah berbicara melalui telepon beberapa kali sejak Januari.
Ushakov dari Kremlin mengatakan Trump telah diundang untuk mengunjungi Russia.
"Ke depannya, wajar saja jika kita berharap pertemuan berikutnya antara kedua presiden akan diadakan di wilayah Russia. Undangan terkait telah dikirimkan kepada presiden AS," ujar Ushakov.
Kunjungan Witkoff
Pada hari Jumat, Kremlin mengatakan bahwa Putin telah memberi informasi terbaru kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping tentang "hasil utama percakapannya" dengan utusan khusus AS Steve Witkoff, yang mengunjungi Moskow awal minggu ini.
Xi menyatakan dukungannya terhadap solusi "jangka panjang" untuk konflik tersebut, kata Kremlin.
Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, mengutip Xi yang mengatakan kepada Putin: "Tiongkok senang melihat Russia dan Amerika Serikat mempertahankan kontak, meningkatkan hubungan mereka, dan mendorong penyelesaian politik atas krisis Ukraina."
Moskow dan Beijing telah mempererat hubungan politik, ekonomi, dan militer sejak dimulainya serangan Russia di Ukraina.
Putin juga berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, setelah kedua negara mengutuk tarif baru AS atas pembelian minyak New Delhi dari Russia.
Xi dan Modi sama-sama mencoba menawarkan inisiatif perdamaian mereka untuk Ukraina, meskipun inisiatif tersebut hanya mendapat sedikit dukungan.
Putin, mantan agen KGB yang telah memerintah Russia selama lebih dari 25 tahun, mengatakan pada bulan Juni bahwa ia siap bertemu Zelensky, tetapi hanya selama "fase akhir" negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Dalam pidato malam rutinnya pada hari Kamis, Zelensky mengatakan "sudah sewajarnya Ukraina ikut serta dalam negosiasi."
Gubernur Donetsk Vadym Filashkin mengatakan pada hari Jumat bahwa keluarga dengan anak-anak akan dievakuasi dari 19 desa lainnya di wilayah timur, tempat pasukan Rusia telah maju.
Desa-desa tersebut, yang menjadi rumah bagi ratusan orang, semuanya berada dalam jarak sekitar 20 mil (30 kilometer) dari garis depan.
- Pertemuan Trump-Putin
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pemkot Jakarta Selatan Pastikan Stok Pangan
-
Prabowo Meminta Koalisi Indonesia Maju Plus Jadi Koalisi Permanen hingga 2029
-
Aksara Paku, Tulisan Tertua dari Mesopotamia
-
Pesawat Delta Terbalik dalam Kecelakaan di Toronto, Setidaknya 18 Orang Terluka
-
Kasus Eks Kasat Reskrim AKBP Bintoro Seret Banyak Pihak
-
Trump dan Putin akan Bertemu di Arab Saudi untuk Membahas Ukraina
-
Otorita IKN: Pajak bagi Pelaku Usaha Penyewa Properti di IKN Digratiskan Dua Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.