Pemkab Kukar Fokus Kembangkan Pertanian untuk Layani Warga IKN
Jumat, 08 Agu 2025, 03:09 WIBTENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, fokus membangun dan mengembangkan sektor pertanian baik tanaman pangan, hortikultura, perikanan, hingga peternakan, sebagai upaya melayani kebutuhan pangan warga Ibu Kota Nusantara (IKN).
âSaat ini, Kukar sudah menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), salah satunya dengan produksi padi terbanyak di Kaltim yang mencapai 106.553 ton gabah kering giling pada 2024,â kata Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Kaltim, Kamis (7/8).
Setelah menjadi lumbung pangan bagi Kaltim, lanjut ia, maka Pemkab Kukar menargetkan ke depan menjadi lumbung pangan bagi IKN, sehingga sejak dua tahun lalu pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana hingga bekerja sama dengan berbagai pihak agar ke depan dapat memasok pangan ke IKN.
âKami paham bahwa IKN dipersiapkan menjadi kota berteknologi tinggi, tapi kami berpotensi menjadi daerah pemasok pangan dan tujuan wisata bagi warga yang tinggal di IKN dan sekitarnya, sehingga pertanian dalam arti luas dan pariwisata menjadi penekanan di RPJMD Kukar,â ucapnya.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar tersebut juga merupakan agenda pemerintah untuk mentransformasikan kekuatan saat ini, yakni dari sumber daya tak terbarukan ke sumber daya terbarukan, yakni pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia menjelaskan kehadiran IKN menjadi pemicu bagi pihaknya dalam meningkatkan pembangunan. Karena itu, ia ingin warga Kukar tumbuh bersama dari penguatan potensi yang dimiliki masing-masing.
Sedangkan terkait pelayanan publik di wilayah Kukar yang akan menjadi wilayah IKN, ia mengatakan bahwa hingga kini wilayah tersebut masih diampu Pemkab Kukar dan tidak ada kendala bagi pihaknya, sedangkan terkait administrasi pertanahan, sampai sekarang masih dibahas.
Hingga kini, lanjutnya, Kukar terus melakukan penguatan di masing masing zona, termasuk pada zona yang berbatasan langsung dengan IKN, misalnya ada yang disiapkan sebagai wilayah perumahan, pertanian dalam arti luas, dan pariwisata yang dimaksudkan untuk menunjang ekonomi masyarakat.
âPemkab Kukar juga menyiapkan sumber daya manusia yang bisa terlibat aktif di IKN. Bukan hanya kecerdasan intelektual yang disiapkan, tapi juga karakter. Ini karena kami tak mau warga menjadi penonton di wilayah sendiri. Kami memiliki program spesifik untuk menyiapkan generasi agar mampu bersaing di IKN,â ujarnya.
Sementara itu, Pemkab Penajam Paser Utara melakukan pengembangan objek wisata alam sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata seiring rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah Provinsi Kaltim.
âPemerintah kabupaten perkuat sektor pariwisata dengan kembangkan dua objek wisata alam,â ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Israwati.
IKN, sebagai Ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dinilai memberi imbas dalam memperbesar peluang sektor wisata lokal untuk berkembang dan memberikan manfaat ekonomi masyarakat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Tangerang Targetkan 1.000 Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis
-
Uniqlo Gelar LifeWear Week Sambut Koleksi Fall/Winter 2026
-
Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya
-
13 Unit Alat Baru Tiba! PU Kirim Pompa Raksasa & Truk Tangki ke 5 Provinsi Kalimantan
-
Persija Rekrut Ivan Mamut, Striker Kroasia Jadi Pemain Asing ke-9
-
Aktivitas Penyeberangan Merak Tidak Terganggu Erupsi Anak Krakatau
-
Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.