• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Luncurkan Guided Le...

Google Luncurkan Guided Learning di Gemini, Hadirkan Pengalaman Belajar Interaktif dan Mendalam

Jumat, 08 Agu 2025, 18:00 WIB

JAKARTA – Google resmi meluncurkan fitur baru bernama Guided Learning pada platform kecerdasan buatan (AI) mereka, Gemini, yang dirancang layaknya pengajar virtual. Fitur ini bertujuan membantu pengguna memahami konsep suatu informasi secara menyeluruh, bukan sekadar memberikan jawaban instan.

Dilansir dari Tech Crunch, Kamis (7/8/2025), peluncuran ini dilakukan sekitar satu minggu setelah OpenAI memperkenalkan fitur serupa bernama Study Mode di ChatGPT. Keduanya sama-sama difokuskan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis bagi penggunanya.

Ket. Foto: — Sumber: Google

Kemunculan fitur tersebut menjadi respons terhadap kekhawatiran bahwa chatbot AI dapat mengurangi kualitas proses belajar. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan chatbot hanya memberikan jawaban cepat tanpa mendorong pengguna untuk memahami konsep di balik materi yang dipelajari.

Baik Google maupun OpenAI kini berupaya memposisikan teknologi mereka sebagai alat bantu pembelajaran aktif. Tujuannya adalah agar produk AI dapat menjadi mitra belajar yang interaktif dan kolaboratif, bukan sekadar mesin pencari jawaban instan.

“Apakah Anda sedang mempersiapkan ujian tentang enzim, menulis draf awal makalah tentang pentingnya populasi lebah bagi sistem pangan kita, atau menekuni hobi fotografi, Guided Learning adalah mitra berpikir kolaboratif yang membantu Anda memahami setiap langkahnya,” ujar VP of Learning & Sustainability Google, Maureen Heymans.

Dengan fitur Guided Learning, Gemini akan memecah persoalan menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dipahami. Penjelasan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, disertai gambar, diagram, video, serta kuis interaktif untuk membantu menguji dan memperkuat pemahaman.

Google menjelaskan bahwa Guided Learning dirancang untuk mendorong pengguna menemukan jawaban atas pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” di balik sebuah konsep. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun keterampilan analisis dan pemecahan masalah yang lebih baik.

Selain fitur utama ini, Google juga meningkatkan kapabilitas Gemini untuk mendukung proses pembelajaran. Kini, Gemini mampu secara otomatis menyisipkan gambar, diagram, dan video dari YouTube dalam jawabannya guna membantu pengguna memahami topik yang kompleks.

Pengguna juga memiliki opsi untuk meminta Gemini membuat flashcards dan panduan belajar yang dipersonalisasi. Materi tersebut dapat disusun berdasarkan hasil kuis atau konten pelajaran yang sedang dipelajari, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan individu.

Dengan hadirnya Guided Learning, Google menegaskan ambisinya untuk menjadikan AI sebagai sarana edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong pembelajaran yang mendalam dan berkelanjutan bagi penggunanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.