Pindad Disulap Jadi Jantung Manufaktur Strategis RI

Kamis, 07 Agu 2025, 18:11 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menekankan bahwa PT Pindad (Persero) tidak hanya berperan sebagai produsen alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga sebagai aset strategis negara yang memiliki peran ganda dalam memperkuat sistem pertahanan nasional dan mendorong pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri. 

Dia menilai bahwa sektor industri pertahanan tak lagi bisa dipandang semata sebagai kebutuhan strategis militer, melainkan telah menjadi bagian integral dari strategi pembangunan ekonomi nasional.

Ket. Foto: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo saat melakukan kunjungan ke fasilitas PT Pindad (Persero) di Bandung, Rabu (6/8/2025). — Sumber: ANTARA/HO-BUMN

Melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, dan perluasan pasar ekspor, industri pertahanan seperti Pindad mampu menciptakan rantai nilai yang luas—mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan kemampuan teknologi nasional. 

Dengan kata lain, penguatan industri pertahanan bukan hanya soal kedaulatan, tetapi juga tentang kemandirian dan daya saing ekonomi Indonesia ke depan.

"Negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Tiongkok menempatkan industri pertahanan sebagai kontributor utama ekonomi mereka. Indonesia perlu bergerak ke arah yang sama," ujar Tiko dalam keterangan di Jakarta, Kamis (7/8).

Tiko mengatakan pemerintah tengah melakukan akselerasi untuk mengejar ketertinggalan dalam penguatan kapabilitas militer, khususnya dalam menjawab tantangan geopolitik kawasan. Belanja pertahanan ditargetkan sebesar 1,3 persen hingga 1,6 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Di tengah tantangan global pasca COVID-19, konflik Ukraina, dan ketegangan regional, lanjut Tiko, pertahanan telah menjadi kebutuhan pokok setara dengan pangan, papan, dan sandang.

Pengembangan rantai pasok industri pertahanan, dinilai turut mendorong pertumbuhan industri baja, ban, komponen, hingga elektronik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-BUMN dalam membangun rantai pasok baja untuk keperluan pertahanan.

"Tiga sektor manufaktur yang saat ini menjadi fokus Kementerian BUMN adalah industri pertahanan, perkeretaapian, dan baterai. Ketiganya menjadi lokomotif baru industrialisasi nasional. Pindad menempati posisi sentral dalam strategi ini, sebagai sektor strategis, pelopor adopsi teknologi, dan penggerak ekosistem manufaktur nasional," jelasnya.

Kementerian BUMN berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antara BUMN, lembaga riset, dan sektor swasta agar industri pertahanan tidak hanya menjadi simbol kemandirian nasional, tetapi juga lokomotif pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Pindad saat ini tengah mengembangkan kendaraan nasional sipil berbasis desain Maung, sebagai bagian dari penugasan strategis Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian BUMN.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.