Satu Tahun Danantara Indonesia: Fondasi Kuat untuk Pengelolaan Investasi Jangka Panjang
Kamis, 12 Mar 2026, 15:00 WIBJAKARTA - Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3). Acara tersebut dihadiri oleh Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia bersama sejumlah menteri kabinet serta pimpinan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara terkait pentingnya menjaga integritas dan disiplin tata kelola dalam pengelolaan aset negara. Ia juga menekankan pentingnya orientasi jangka panjang agar pengelolaan investasi negara mampu mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Presiden menyampaikan bahwa pembentukan Danantara bertujuan memastikan pengelolaan aset negara berjalan profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan investasi diharapkan dapat memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan nasional.
"Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan," ujar Prabowo Subianto.
Ia menambahkan capaian pada tahun pertama tersebut baru merupakan langkah awal bagi lembaga tersebut. Menurutnya, penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja harus terus dilakukan agar manfaat pengelolaan aset negara benar-benar dirasakan masyarakat.
Kegiatan syukuran satu tahun Danantara mengusung tema "Satu Danantara". Tema tersebut mencerminkan semangat kolaborasi seluruh badan usaha milik negara dalam memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan tahun pertama perjalanan lembaga ini difokuskan pada pembangunan fondasi tata kelola yang kuat. Selain itu, arah investasi negara juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia," ujar Rosan.
Komitmen terhadap masa depan generasi muda juga diwujudkan melalui berbagai program sosial yang dilaksanakan bersama perusahaan milik negara. Program tersebut menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh berbagai BUMN sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan.
Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Kereta Api Indonesia. Perusahaan ini menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi ribuan siswa di sejumlah wilayah operasional.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan perusahaan menyalurkan bantuan kepada sekitar 4.000 siswa. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa di 30 sekolah yang tersebar di berbagai daerah.
Wilayah penerima bantuan meliputi Surakarta, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Banyumas, Kabupaten Pemalang, Demak, Pekalongan, Kendal, serta Blora. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar siswa di sekolah.
"KAI berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat memberikan manfaat langsung bagi para siswa dalam menjalani kegiatan belajar sehari-hari. Dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung tumbuhnya generasi muda yang memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang," kata Bobby.
Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pengelolaan aset negara. Lembaga tersebut juga berupaya mendorong investasi strategis yang mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.
Rosan mengatakan fase tahun pertama merupakan tahap membangun arah kelembagaan yang kuat. Pada tahap berikutnya, fokus Danantara adalah memastikan arah tersebut dapat diwujudkan melalui kinerja yang nyata.
"Satu tahun pertama ini adalah fase membangun arah kelembagaan. Ke depan, fokus kami adalah memastikan arah tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis," ujar Rosan.
- BUMN
- Bantuan Pendidikan
- KAI
- BP Danantara
- Danantara Indonesia
- bobby rasyidin
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Aksi Tak Terduga Presiden Prabowo di Miangas: Minta Mobil Berhenti untuk Sapa Prajurit TNI.
-
Presiden Prabowo: Imbas Konflik Iran, Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk dari Indonesia
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
“Tak Kenal Lelah!” Presiden Prabowo Disebut Pejuang Modern untuk Bangsa.
-
Prabowo Resmikan 1.061 KMP di Nganjuk, Warga Antusias Sambut Kedatangan Presiden
-
Presiden Prabowo Panggil Purbaya hingga Agus Gumiwang, Bahas Pembentukan BUMN Khusus Ekspor
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.