Dari Tottenham, Son Heung-min Gabung dengan LAFC
Kamis, 07 Agu 2025, 08:21 WIBLOS ANGELES - Pemain berusia 33 tahun itu kabarnya akan menelan biaya transfer rekor MLS sebesar 26 juta dollar AS, menurut ESPN dan The Athletic, setelah satu dekade di Liga Premier di mana ia menjadi nama terkenal.
"Saya di sini untuk menang, dan saya akan tampil," ujarnya dalam konferensi pers perkenalan di Stadion BMO yang dihadiri oleh media, penggemar, dan tokoh terkemuka AS dan Korea Selatan, termasuk Wali Kota Los Angeles Karen Bass.
Ia sudah tak sabar untuk segera bekerja dengan rekan-rekan setim barunya, setelah menyaksikan mereka mengalahkan klub Meksiko Tigres UANL 2-1 dalam pertandingan Piala Liga pada Selasa malam di tengah dukungan fanatik dari para penggemar yang bersemangat dengan rumor perekrutannya.
"Rasanya gila," katanya. "Saya hanya ingin berlari ke lapangan dan menunjukkan kemampuan saya."
Pasa Sabtu lalu, Son mengumumkan di tanah kelahirannya ia akan meninggalkan Spurs, beberapa bulan setelah mengakhiri paceklik trofi klub selama 17 tahun dengan mengangkat Liga Europa sebagai kapten.
Ia meninggalkan Tottenham sebagai pencetak gol terbanyak kelima sepanjang masa dengan 173 gol dalam 454 penampilan.
"Sonny adalah ikon global dan salah satu pemain paling dinamis dan berprestasi di dunia sepak bola," kata wakil presiden dan manajer umum LAFC, John Thorrington.
"Kami bangga dia telah memilih Los Angeles untuk babak selanjutnya dalam kariernya yang luar biasa."
Anaknya mengatakan Thorrington-lah yang meyakinkannya untuk bergabung dengan LAFC.
"Sejujurnya, itu bukan pilihan pertama saya," ujarnya. "Tapi pertama-tama, ketika saya berbicara dengan John setelah musim berakhir, dia langsung mengubah pikiran saya. Dia mengubah hati saya. Dia mengubah pikiran saya. Dia menunjukkan tujuan saya."
Son mengatakan bahwa ketika meninggalkan Tottenham setelah satu dekade di mana ia "memberikan segalanya", ia merasa membutuhkan "babak baru... tantangan baru".
Thorrington menolak membahas persyaratan kesepakatan yang dilaporkan, yang akan melampaui 22 juta dollar yang dihabiskan Atlanta United FC pada bulan Februari untuk memperoleh hak penyerang Emmanuel Latte Lath.
Namun, ia mengatakan telah memperhatikan Son selama bertahun-tahun, meyakini perpaduan karisma dan kerendahan hatinya adalah "apa yang kami cita-citakan."
Selain kehebatan Son di lapangan, LAFC juga dapat mengharapkan dia menjadi daya tarik besar di antara komunitas besar Korea dan Korea-Amerika di Los Angeles.
Kedatangannya yang sudah dekat menarik banyak orang ke Bandara Internasional Los Angeles pada hari Selasa, para penggemar melambaikan bendera Korea Selatan dan menyampaikan pesan dukungan.
"Dia sangat berarti bagi saya, apa yang telah dia capai," kata Justin Huh, seorang pengembang perangkat lunak Korea-Amerika berusia 26 tahun yang tinggal di Koreatown yang ramai di Los Angeles.
"Sekarang karena ada orang Korea seperti saya di sini, dan dia akan memberikan dampak budaya, saya hanya ingin menjadi bagian dari gelombang itu," tambah Huh, yang sudah membeli tiket pertandingan untuk menonton Son.Â
Huh berpikir Son dapat memberikan dampak yang sama seperti bintang Jepang Dodgers, Shohei Ohtani, di dunia bisbol.
Josh Lee, salah satu presiden Tigers Supporters Group yang berpusat di Koreatown, mengatakan Son adalah pemain yang patut dikenang oleh semua penggemar.
"Kedatangan Son di sini bukan hanya hal besar bagi orang Korea," kata Lee. "Koreatown adalah untuk semua orang, jadi Son juga untuk semua orang."
"Dia salah satu pemain penting di dunia," kata Lee, seraya menambahkan bahwa pengikut media sosial grup tersebut meningkat dan keanggotaannya pun sudah bertambah.
Reuni LlorisÂ
Son akan menggantikan striker Prancis Olivier Giroud, yang dijual ke Lille pada bulan Juli, dan akan berbagi ruang ganti dengan kiper Prancis Hugo Lloris, mantan rekan setimnya di Tottenham.
"Dia kembali menjadi kapten saya, jadi saya harus mengatakan sesuatu yang baik tentangnya karena kalau tidak, di ruang ganti dia akan membunuh saya," canda Son tentang Lloris. Ia mengaku senang bisa bersatu kembali dengan rekan setim yang ia sebut sebagai pemain luar biasa dan manusia yang luar biasa.
Ia mengatakan berbicara dengan Lloris juga membantunya mengambil keputusan tentang kepindahan tersebut, yang secara kebetulan akan memungkinkannya untuk membiasakan diri dengan kehidupan di Amerika Serikat saat Korea Selatan bersiap untuk berkompetisi di Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Son tampak santai saat menemui pers dengan mengenakan busana abu-abu dan hitam yang bersahaja, dan setelah menjawab pertanyaan yang diajukan untuk berfoto dengan kaus LAFC nomor tujuh hitam dan emas barunya.
Los Angeles saat ini berada di posisi keenam dalam klasemen Wilayah Barat MLS, tertinggal 10 poin di belakang pemuncak klasemen San Diego tetapi masih memiliki tiga pertandingan tersisa.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Fasilitasi Talenta Muda di Samarinda Melalui AKTIF Musik
-
Dua Gol Doue Antar Prancis Taklukkan Kolombia dalam Laga Persahabatan
-
Sebanyak 6.329 Wisatawan Kunjungi Sabang untuk Libur Lebaran
-
Menlu Iran Araghchi Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Indonesia dan Asia Tenggara
-
Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo
-
BPOM Cabut Izin Edar 14 Kosmetik Perempuan
-
Dorong Kemajuan Daerah, Pemkot Solok Fokus Pacu Sektor Pendidikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.