Russia akan Stop Patuhi Pakta INF dan Batalkan Limit Misil
📅 Rabu, 06 Agu 2025, 00:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: NHK
MOSKWA - Kementerian Luar Negeri Russia mengatakan negaranya tidak akan lagi mematuhi perjanjian yang kini tidak berlaku lagi dengan Amerika Serikat (AS) yang melarang pengerahan misil jarak menengah dan pendek.
Pakta Penghapusan Misil Jarak Menengah dan Jarak Pendek, yang dikenal sebagai Perjanjian INF, adalah salah satu pakta pengendalian senjata nuklir utama antara AS dan Russia.
Perjanjian INF berakhir pada tahun 2019 karena meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Meskipun demikian, Russia bersikeras akan menahan diri dari memproduksi atau mengerahkan sistem INF selama AS tidak mengerahkan misil serupa.
Kementerian Luar Negeri Russia mengeluarkan pernyataan pada Senin (4/8) yang menyatakan bahwa situasi sedang berkembang menuju pengerahan nyata misil jarak menengah berbasis darat buatan AS di Eropa dan kawasan Asia-Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa kondisi untuk mempertahankan moratorium sepihak terhadap pengerahan senjata serupa telah hilang.
Kementerian tersebut menambahkan bahwa Russia tidak lagi menganggap dirinya terikat oleh pembatasan yang ditetapkannya sendiri. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!