Peringatan HUT RI ke-80 di Istana, CFD Jakarta Ditiadakan dan Terdapat Rekayasa Lalu Lintas

Selasa, 05 Agu 2025, 16:00 WIB

JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memutuskan meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) pada Minggu, 17 Agustus 2025. Keputusan ini diambil karena bertepatan dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

“Pada tanggal itu (17 Agustus), karena Hari Minggu, untuk Hari Bebas Kendaraan Bermotor ditiadakan,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Selasa (5/8/2025).

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Selain pembatalan CFD, Dishub juga tengah menyusun rencana rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan lokasi upacara kemerdekaan. Rekayasa ini diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan upacara yang akan dihadiri tamu penting dan masyarakat umum.

Syafrin menjelaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas masih dalam pembahasan bersama berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan secara intensif, terutama dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan panitia pelaksana perayaan HUT RI.

“Itu pasti ada (rekayasa lalu lintas) dan saat ini sedang dalam pembahasan,” ujarnya.

Terkait jumlah personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan lalu lintas, Dishub DKI masih menunggu finalisasi skema operasi. Penyesuaian akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan demi mendukung kelancaran kegiatan nasional tersebut.

“Ini tentu akan disesuaikan dengan rencana operasi nanti. Karena masih dalam pembahasan intens, sehingga begitu ditetapkan kami akan powerful mendukung untuk pelaksanaannya,” ungkap Syafrin.

Dishub DKI Jakarta juga akan menurunkan unit derek untuk mengantisipasi parkir liar, khususnya di titik-titik krusial yang dapat mengganggu pergerakan tamu undangan maupun masyarakat. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh kawasan sekitar Istana Merdeka steril dari hambatan kendaraan.

Selain itu, Dishub akan mengoperasikan Variable Message Sign (VMS) mobile, yakni papan informasi digital yang berfungsi memberikan informasi lalu lintas secara real time. Masyarakat akan diarahkan agar menghindari kawasan sekitar Istana Merdeka jika tidak memiliki kepentingan khusus.

“Bagi masyarakat yang sekiranya tidak berkepentingan ke arah Taman Merdeka atau Istana, itu bisa mengambil jalur-jalur alternatif yang di luar ring pelaksanaan HUT RI nantinya,” terang Syafrin.

Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan tarif spesial sebesar Rp 80 untuk seluruh layanan transportasi umum di ibu kota. Tarif ini berlaku pada 17 Agustus 2025 dan mencakup moda Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, serta Transjabodetabek.

Langkah ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan bagi mobilitas warga dalam merayakan hari kemerdekaan. Pemerintah berharap, masyarakat tetap dapat merasakan kemudahan transportasi meskipun ada penyesuaian kegiatan dan rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.