- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tragedi di Kilang Qatar: P...
Tragedi di Kilang Qatar: Pabrik Gas Barzan Meledak, Belasan Nyawa Pekerja Asing Melayang
Selasa, 23 Jun 2026, 15:37 WIBDOHA - Sebuah ledakan di stasiun distribusi gas di kota industri Ras Laffan, Qatar, menewaskan 13 orang, termasuk warga negara India dan Pakistan, kata Menteri Energi Qatar Saad bin Sherida Al Kaabi pada Senin (22/6).
"Tragedi ini telah merenggut nyawa 13 karyawan kami yang berasal dari India dan Pakistan. Sebanyak 66 karyawan lainnya terluka dan saat ini dirawat di rumah sakit. Kondisi kesehatan mereka tidak terlalu mengkhawatirkan," katanya saat konferensi pers.
Di antara para korban luka, terdapat warga negara Qatar, Asia, dan Afrika. Menteri energi itu mengatakan ledakan tersebut tidak terkait dengan aksi militer atau sabotase.
"Insiden di stasiun distribusi gas Barzan, yang menjadi lokasi ledakan, tidak berdampak negatif terhadap lingkungan," katanya.
Ledakan tersebut juga tidak berpengaruh terhadap volume ekspor atau pasokan dalam negeri.
Pada saat yang sama, Al Kaabi belum dapat memastikan kapan fasilitas tersebut dapat kembali beroperasi karena masih perlu dilakukan penilaian kerusakan secara menyeluruh.
Menurut dia, pabrik gas Barzan sudah ditutup sepenuhnya sejak Desember 2025 dan baru dibuka kembali dua hari yang lalu.
Sebelumnya, Minggu malam (21/6), menteri dalam negeri Qatar melaporkan adanya ledakan internal di fasilitas pasokan gas lokal Barzan di Kota Ras Laffan yang disebabkan oleh insiden teknis hingga menyebabkan beberapa orang terluka. Ant
- doha
- Qatar Airways
- Ledakan gas
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Rupiah Hari Ini Melemah di Tengah Lonjakan Minat ke Instrumen Safe Haven
-
Qatar Tegaskan Tak Akan Balas Dendam terhadap Serangan Iran
-
Jaksel Jadi Tujuan Favorit Wisatawan pada Januari 2026
-
Polda Lampung Siapkan 1.200 Personel Gabungan untuk Hadapi Arus Mudik
-
Jurang Pendapatan Perdesaan dan Perkotaan Tiongkok Menurun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.