Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Juara Umum Kejuaraan Dunia Renang

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 07:09 WIB | Oleh:
AS Juara Umum Kejuaraan Dunia Renang Doc: Manan VATSYAYANA/AFP
Ket. Perenang Prancis, Leon Marchand, berlaga di final renang gaya ganti perorangan 400m putra pada Kejuaraan Akuatik Dunia 2025 di Singapura, Minggu (3/8).

SINGAPURA - Kejuaraan Dunia Renang 2025 di Singapura ditutup Minggu (3/8) dengan dominasi dua bintang utama: Leon Marchand (Prancis) dan Summer McIntosh (Kanada). Keduanya menutup ajang ini dengan kemenangan gemilang. Tim Amerika Serikat menanggapi kritik dengan cara terbaik, memecahkan rekor dunia.

Marchand kembali membuktikan kelasnya. Bintang renang asal Prancis itu menutup kejuaraan dengan emas keempat dari nomor 400 meter gaya ganti putra. Ini menambah koleksi sebelumnya di nomor 200m gaya ganti, 200m kupu-kupu, dan 200m gaya bebas. Dia finis dengan catatan waktu 4 menit 04,73 detik, unggul lebih dari tiga detik dari Tomoyuki Matsushita (Jepang) dan Ilia Borodin (Russia).

“Tidak sempurna, karena tidak ada yang sempurna. Tapi ini lebih dari yang saya harapkan. Apalagi bisa memecahkan rekor dunia di 200 gaya ganti. Itu bukti saya masih mencintai olahraga ini,” ujar Marchand.

McIntosh mencatatkan kemenangan keempatnya di nomor 400 meter gaya ganti putri dengan catatan waktu 4:25,78, memecahkan rekor kejuaraan. Perenang remaja asal Kanada berusia 18 tahun ini juga menang nomor 200 gaya ganti, 200 kupu-kupu, dan 400 gaya bebas. Satu-satunya kekalahan datang di nomor 800 meter gaya bebas. Dia finis ketiga di belakang perenang AS, Katie Ledecky.

“Secara keseluruhan saya senang, tapi selalu ingin lebih. Meskipun meraih lima emas, saya pasti masih ingin lebih. Itulah mentalitas,” ujar McIntosh. Di tengah kritik dari legenda seperti Michael Phelps dan Ryan Lochte, tim AS membalas dengan prestasi. Mereka menutup kejuaraan dengan memecahkan rekor dunia estafet 4x100 meter gaya ganti putri, mencatatkan waktu 3:49,34.

Raihan ini lebih cepat dari rekor mereka sendiri setahun lalu di Paris. Sehari sebelumnya, tim AS juga memecahkan rekor dunia di nomor campuran 4x100 gaya bebas. AS finis sebagai juara umum dengan sembilan emas, unggul dari Australia (delapan), serta Kanada dan Prancis yang sama-sama meraih empat emas. Empat emas Kanada seluruhnya diraih McIntosh.

Sementara itu, perhatian tertuju pada Yu Zidi, perenang Tiongkok berusia 12 tahun. Dia finis keempat di tiga nomor individu dan membawa pulang perunggu estafet. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.