Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung MBG, KLH Dorong Integrasi Gizi dan Kelola Sampah di Sekolah

📅 Senin, 04 Agu 2025, 21:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung MBG, KLH Dorong Integrasi Gizi dan Kelola Sampah di Sekolah Doc: ANTARA
Ket. Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq ketika meninjau Program MBG di SMP Negeri 8 Tangerang, Banten, Senin (4/8/2025).

JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mendukung agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat mengintegrasikan pemenuhan gizi dan pengelolaan sampah di kawasan sekolah serta permukiman.

"Kualitas makanan bergizi yang dikonsumsi masyarakat sangat ditentukan oleh ketersediaan pangan sehat, lingkungan bersih, air layak, dan udara yang bebas pencemar. Program MBG bukan hanya urusan gizi, tetapi juga investasi masa depan bangsa yang harus ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif dalam pernyataan di Jakarta, Senin (04/8).

Hal itu disampaikan Menteri Hanif usai meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatake di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, pada hari ini sebagai bentuk dukungan konkret KLH/BPLH terhadap salah satu program prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

SPPG Jatake menjadi model kolaborasi pengelolaan sampah berbasis kawasan, yang menggabungkan peran masyarakat, dunia usaha, serta teknologi sederhana seperti komposting, bank sampah, dan RDF skala kecil. Berdiri di lahan sekitar 2.000 meter persegi, fasilitas itu mampu mengolah 10-15 ton sampah per hari dan mengurangi lebih dari 30 persen beban sampah ke tempat pembuangan akhir  (TPA).

Hanif mendorong agar pendekatan integratif seperti di SPPG Jatake direplikasi di berbagai daerah, sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu dan perluasan literasi lingkungan.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi kunci keberhasilan skema ini secara berkelanjutan.

Hanif menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif lintas sektor untuk memastikan keberhasilan program MBG secara menyeluruh. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat, adil dan lestari.

Dia menekankan dukungan KLH/BPLH terhadap program MBG karena memahami bahwa makanan yang bergizi serta lingkungan yang baik dan sehat adalah fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi, produktif, dan tangguh dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Mari kita kolaborasikan gizi, lingkungan, dan masa depan anak-anak Indonesia. Dengan kesadaran kolektif dan sinergi lintas sektor, kita bisa membangun Indonesia yang sehat, kuat dan lestari," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.