AS Panen Emas Kejuaraan Dunia Renang

Senin, 04 Agu 2025, 06:53 WIB

SINGAPURA — Perenang Amerika, Katie Ledecky, menunjukkan kelasnya sebagai ratu renang jarak jauh dengan menaklukkan bintang muda Kanada Summer McIntosh dalam final 800 meter gaya bebas Kejuaraan Dunia di Singapura, Minggu (3/8). Kemenangan ini menjadi puncak kebangkitan tim Amerika Serikat yang sempat dirundung kritik dan masalah kesehatan selama turnamen berlangsung.

Ledecky (28), mencatat waktu 8 menit 05,62 detik, rekor kejuaraan, untuk meraih emas ketujuhnya di nomor ini. Dia mempertahankan dominasinya selama lebih dari satu dekade. Dia unggul tipis atas perenang Australia Lani Pallister (8:05,98) dan McIntosh (8:07,29). Mereka tampil dalam lomba dramatis yang ditentukan oleh kekuatan di sentuhan akhir.

Ket. Foto: Perenang AS peraih medali emas Katie Ledecky merayakan kemenangannya di podium nomor renang gaya bebas putri 800m pada Kejuaraan Akuatik Dunia 2025 di Singapura, Minggu (3/8). — Sumber: MANAN VATSYAYANA/AFP

“Saya hanya terus mengingatkan diri untuk percaya pada kekuatan kaki,” ujar Ledecky usai lomba. Kemenangan Ledecky bukan sekadar penegasan supremasi pribadi, tapi juga simbol kebangkitan Amerika Serikat yang sebelumnya dikritik keras oleh legenda Olimpiade Michael Phelps dan Ryan Lochte atas penurunan performa.

Ada tiga emas tambahan, dari Ledecky, Gretchen Walsh di 50m kupu-kupu, dan tim estafet campuran 4x100m gaya bebas. AS kini memimpin klasemen perolehan medali, mengoleksi delapan emas, mengungguli Australia.

Gretchen Walsh tampil dominan di nomor 50m kupu-kupu. Dia mencatat waktu 24,83 detik. Ini menjadi emas keduanya setelah menjuarai nomor 100m. Perenang 22 tahun itu mengaku sempat mengalami gangguan pencernaan yang melanda sebagian besar anggota tim AS.

“Saya merasa rapuh saat berlomba di awal pekan, tapi kali ini kembali ke kondisi terbaik,” ujarnya. Tim estafet campuran AS memecahkan rekor dunia, 3 menit 18,48 detik. Ini mematahkan rekor lama milik Australia (3:18,83) yang dibuat tahun lalu.

Sementara itu, Australia tetap menjaga tekanan lewat dua emas tambahan. Sprinter veteran Cam McEvoy yang baru saja menjadi ayah, menjuarai 50m gaya bebas putra dengan waktu 21,14 detik, menyalip Ben Proud (Inggris) dan Jack Alexy (AS). “Rasanya luar biasa bisa kembali naik podium di usia 31,” kata McEvoy yang tampil di kejuaraan dunia ketujuhnya.

Di nomor 200m gaya punggung putri, Kaylee McKeown menegaskan statusnya sebagai penguasa mutlak gaya punggung. Dia mencetak rekor kejuaraan 2 menit 03,33 detik, menundukkan rival bebuyutannya dari AS, Regan Smith. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.