Gaet Antea Turk Cicit Buyut Keluarga WR Soepratman, Pagelaran Musik Hening Sukses Digelar, Suguhkan 4 Babak Penampilan Memukau!
Sabtu, 26 Apr 2025, 10:50 WIBPagelaran Musik Hening yang menggaet Antea Putri Turk, cicit buyut keluarga WR Soepratman telah sukses diselenggarakan. Acara yang diadakan Pusaka Indonesia Gemahripah dan Persaudaraan Matahari ini berlangsung pada Jumat (25/4/25) di audiotorium, Abdurrahman Saleh, RRI, Jakarta.Â
Menyuguhkan 12 lagu gubahan Setyo Hajar Dewantoro, pagelaran ini berhasil menghipnotis para penonton dengan lirik dan aransemen lagu yang menenangkan jiwa. Tidak hanya itu, 12 lagu gubahan ini juga terbagi dengan 4 babak di setiap lagunya, dari keroncong, pop band, akustik, dan etnik.
Di mulai sekitar pukul 19.00 WIB, pagelaran ini diawali dengan Antea Turk yang menyayikan lagu karya WR Supratman, Indonesia Raya dengan 3 stanza, sambutan dari Setyo Hajar Dewantoro, dan penampilan tari pendet bali. Setelah itu, suguhan 12 lagu dalam 4 babak tersebut pun dimulai.Â
Babak 1 terdiri dari lagu Kebangkitan Spiritual, Kesadaran Agung, Perjuangan Menuju Cita-cita Luhur, dan Perjuangan Menuju Cita-cita luhur.
Babak 2 terdiri dari lagu Bangkit, Hidup Surgawi, Egoku Luruh, dan Sinarlah Kejahatan.
Babak 3 terdiri dari Negeri Surgawi, Bumi Surgawi, Kekasih Jiwa, dan Bersama Malaikatmu.
Babak 4 terdiri dari Raih Bahagia, Hati Surgawi, Tarian Semesta, dan Maha cahaya.
Dari semua babak yang ditampilkan, rasanya babak 4 menjadi babak yang paling dinanti penonton, bukan karena penampilan babak-babak sebelumnya tidak bagus, justru sangat bagus. Tapi, babak 4 ini merupakan babak yang menampilan Antea Turk.
Gadis berusia 16 tahun ini, sukses membawakan lagu-lagu bergenre istimewa gubahan Setyo Hajar Dewantoro dengan apik, bahkan mendapat tepuk tangan meriah dari para penonton.
Lebih dari itu, lagu terakhir yang dibawakan Antea Turk yang berjudul Maha Cahaya juga menjadi penampilan luar biasa karena secara langsung diiringan tari dari Setyo Hajar Dewantoro.
Mengusung tema Kebahagiaan dalam Harmoni, pagelaran ini akhirnya berakhir dengan sangat baik, bahkan memberikan efek tersendiri bagi para penontonnya.
Sementara itu, dalam wawancara singkat Setyo Hajar Dewantoro kepada Koran Jakarta pada Jumat (25/4/25), ia mengungkapkan pagelaran ini terselenggara dengan tujuan ingin membuat banyak orang yang menontonnya dapat memiliki kesadaran yang luhur dan dapat lebih merasakan kasih tuhan.
"Ini kan memang Pagelaran Musik Hening, kami memang komunitas yang mengajarkan tentang cara hening. ini syairnya saya tulis, ya kita buat semoga makin banyak orang bisa berpikir dalam kesadaran yang luhur dan kasih tuhan setiap tarikan dan hembusan nafasnya. Ya, dan kita pengen lewat acara ini kita bersukacita, ngga peduli agamanya apa, sukunya apa," kata Setyo Hajar Dewantoro.
Disisi lain, Setyo Hajar Dewantoro  juga mengatakan alasannya memilih Antea Turk sebagai penampil karena merasa cicit buyut keluarga WR Soepratman memiliki vokal yang bagus layaknya orang dewasa.
"Kami meilhat dia punya corak vokal yang sangat bagus, dia masih anak-anak, masih 16 tahun tapi suaranya seperti orang dewasa, mateng," sambung Setyo Hajar Dewantoro.
Pagelaran ini pun berjalan sukses, dan ditutup dengan pembagian voucher belanja serta foto bersama.Â
- WR Soepratman
- Antea Turk
- Antea Putri Turk
- Pagelaran Musik Hening
- Setyo Hajar Dewantoro
- Pusaka Indonesia Gemahripah
- Persaudaraan Matahari
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.