Chelsea Uji Konsistensi Arsenal
Rabu, 14 Jan 2026, 06:35 WIBLONDON - Dua klub raksasa London, Chelsea dan Arsenal, akan saling berhadapan dalam laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris (EFL Cup) di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB. Laga ini mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan modal kemenangan meyakinkan di Piala FA.
Chelsea, asuhan Liam Rosenior, baru saja mencatat kemenangan telak 5-1 atas Charlton Athletic di putaran ketiga Piala FA, mengakhiri rentetan lima laga tanpa kemenangan. Sementara itu, Arsenal yang dilatih Mikel Arteta menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan Portsmouth 4-1, berkat hat-trick pertama Gabriel Martinelli bersama The Gunners.
Di ajang Piala Liga, Chelsea melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Cardiff City dengan skor 3-1 di perempat final. Hasil itu ironisnya menjadi kemenangan terakhir Enzo Maresca sebagai pelatih The Blues, hanya beberapa pekan sebelum hubungannya dengan manajemen klub berakhir secara dramatis. Sebelumnya, Maresca juga membawa Chelsea melewati Lincoln City dan Wolverhampton Wanderers, meski dengan performa yang belum sepenuhnya meyakinkan.
Chelsea memiliki rekam jejak kuat di fase semifinal Piala Liga. Dari lima kesempatan terakhir mencapai empat besar, mereka sukses melaju ke final sebanyak empat kali. Satu-satunya kegagalan terjadi saat disingkirkan Arsenal pada musim 2017-2018. Fakta itu menjadi pengingat bahwa The Gunners kerap menjadi batu sandungan berbahaya bagi Chelsea di fase krusial.
Bagi Rosenior, laga ini menjadi ujian besar sekaligus pertemuan pertamanya dengan lawan sesama klub Premier League sejak menukangi Chelsea. âIni adalah pertandingan besar, bukan hanya karena status semifinal, tetapi juga karena lawannya Arsenal. Kami ingin menunjukkan bahwa Chelsea siap bersaing di level tertinggi,â ujar Rosenior. Dia menegaskan tim asuhannya harus bermain berani namun tetap disiplin. âKami harus menyerang dengan cerdas dan bertahan sebagai sebuah unit. Detil kecil akan menentukan,â jelasnya.
Musim dingin berjalan penuh gejolak bagi Chelsea, baik di dalam maupun luar lapangan. Mereka kini mencetak gol dan kebobolan dalam tujuh pertandingan beruntun di semua kompetisi. Namun, Stamford Bridge tetap menjadi benteng produktif, dengan Chelsea selalu mencetak gol dalam 12 laga kandang terakhir.
Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi. Delapan kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir di semua ajang menjadi bukti konsistensi tim asuhan Arteta. Di laga tandang, Arsenal tengah berada dalam laju bagus dengan torehan gol dalam 13 pertandingan beruntun. Ini termasuk di antaranya hasil imbang 1-1 melawan Chelsea yang bermain dengan 10 orang di Liga Inggris pada bulan November lalu.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Arsenal atas Chelsea menjadi delapan pertandingan. Bahkan, sejak Agustus 2018, The Gunners belum pernah kalah di Stamford Bridge. Meski demikian, Arteta menegaskan tim asuhannya tak boleh terlena oleh statistik. âSetiap pertandingan punya ceritanya sendiri. Stamford Bridge selalu sulit. Kami harus fokus, rendah hati, dan bermain dengan intensitas penuh,â ujar Arteta.
Arsenal menyimpan ambisi besar mengakhiri penantian panjang gelar Piala Liga. Mereka telah dua kali tersingkir di semifinal dalam tiga musim terakhir, masing-masing oleh Liverpool (2021-2022) dan Newcastle United musim lalu. âKami sangat dekat dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang kami ingin melangkah lebih jauh. Ini tentang konsistensi dan keberanian di momen besar,â ujar Arteta.
Kondisi Tim
Dari sisi tim, Chelsea dipastikan kehilangan Moises Caicedo yang harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu, Mykhaylo Mudryk (skorsing doping), Romeo Lavia (cedera paha), dan Levi Colwill (cedera lutut) masih menepi. Kabar baiknya, Marc Cucurella kembali tersedia, sementara Malo Gusto, Reece James, dan Cole Palmer yang diistirahatkan akhir pekan lalu diperkirakan siap tampil.
Arsenal mendapatkan suntikan moral dengan kembalinya Kai Havertz dari cedera lutut, meski dia kemungkinan belum turun sebagai starter. Arteta juga masih menaruh kepercayaan pada Kepa Arrizabalaga di ajang piala, kiper yang menjadi pahlawan lewat adu penalti saat menyingkirkan Crystal Palace di perempat final. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formasi
Chelsea 4-2-3-1
Jorgensen
Gusto, Chalobah, Fofana, Cucurella
James, Fernandez
Estevao, Palmer, Neto
Delap
Arsenal 4-3-3
Kepa
Timber, Saliba, Gabriel, Lewis-Skelly
Odegaard, Zubimendi, Rice
Saka, Gyokeres, Martinelli
- Chelsea
- Arsenal
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Semifinal Liga Champions: PSG Bakal Hadapi Muenchen, Atletico Kontra Arsenal
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
-
Liga Inggris: Arsenal Berpeluang Perlebar Jarak dari Manchester City di Puncak Klasemen
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Hasil Liga Inggris: Arsenal Alami Kekalahan 1-2 saat Jamu Bournemouth
-
Skrining Sampah di Pasar Kramat Jati
-
Liga Inggris: Arsenal Bidik Kembali ke Puncak Klasemen, Tottenham Berjuang Hindari Degradasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.