Alwi Farhan Ingin Raih Gelar di Level Lebih Tinggi

Senin, 04 Agu 2025, 07:09 WIB

JAKARTA - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, tampilimpresif di ajang BWF Super 300 Macau Open 2025. Dia merebut gelar juara usai menang di partai final, Minggu (3/8). Di Macau East Asian Games Dome, Alwi menaklukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dua gim langsung, 21-15, 21-5.

Kemenangan ini menjadi gelar perdana Alwi di tahun 2025 dan membawa angin segar bagi sektor tunggal putra Indonesia. Prestasi tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 17 tahun sejak Taufik Hidayat terakhir kali menjuarai turnamen ini padatahun 2008.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengamankan gelar turnamen BWF Super 300 Macau Open 2025, yang sekaligus menjadi gelar perdananya tahun ini di Macau East Asian Games Dome, Minggu (3/8). — Sumber: ANTARA/HO-X/@INABadminton

“Ke depan, saya pasti mengincar level yang lebih tinggi, Super 500, 750, dan 1000. Target saya adalah melengkapi semua gelar,” ujar Alwi. Pebulu tangkis berusia 20 tahun itu juga mengungkapkan bahwa Macau Open sudah lama menjadi bagian dari target pribadinya. “Ini memang masuk dalam daftar tujuan jangka pendek saya. Saya menantikan momen ini sejak awal tahun,” ucap Alwi.

Gelar juara ini, lanjutnya, dipersembahkan untuk diri sendiri, keluarga, pelatih, PBSI, masyarakat Indonesia, dan semua orang yang dia cintai. Namun, keberhasilan Alwi tidak diikuti oleh pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi, yang harus puas menjadi runner-up. Mereka kalah dari pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan skor 20-22, 18-21.

Di gim pertama, Sabar/Reza sempat unggul 16-14 setelah interval, namun gagal menjaga konsistensi hingga disalip di poin-poin akhir. Situasi serupa terjadi di gim kedua.

Meski sempat memimpin 5-0, Sabar/Reza tidak mampu mengatasi tekanan dan kehilangan momentum setelah Arif/Yap mencetak lima poin beruntun dan membalikkan keadaan menjadi 18-16, lalu menutup laga dengan kemenangan 21-18. Kekalahan itu membuat Indonesia pulang hanya dengan satu gelar dari turnamen Super 300 ini.

Sementara itu, partai terakhir Macau Open 2025 mempersembahkan kemenangan bagi unggulan pertama tunggal putri, Chen Yu Fei, yang mengalahkan wakil Denmark, Line Christophersen, dengan skor identik 21-17, 21-17. Meski laga sempat diwarnai insiden atap bocor yang menyebabkan adu pel, Chen tampil dominan sejak awal.

Keputusan Chen turun di turnamen level menengah ini tidak sia-sia. Gelar tersebut melengkapi tahun impresifnya usai sebelumnya menjuarai Singapore Open 2025. Menariknya, Macau Open 2025 menjadi ajang berbagi gelar.

Lima negara, Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Denmark, dan Taiwan, masing-masing membawa pulang satu gelarjuara. Malaysia meraih gelar dari sektor ganda putra. Denmark berjaya di ganda campuran lewat pasangan Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

Usai absen setahun karena hukuman Christiansen atas kelalaian pelaporan anti doping, mereka membuktikan kelasnya dengan mengalahkan pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, 21-13, 21-16. ben/G-1

  • Macau Open 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.