• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Agen AI Baru Permudah Peke...

Agen AI Baru Permudah Pekerjaan Auditor

Selasa, 29 Jul 2025, 19:10 WIB

JAKARTA – Deloitte hari ini mengumumkan serangkaian kapabilitas berbasis kecerdasan buatan (AI) baru dalam Omnia, platform Audit & Assurance berbasis cloud. Pembaruan ini dirancang untuk mentransformasi pengalaman audit dan jaminan (assurance), sekaligus memperkuat komitmen Deloitte dalam mendorong inovasi melalui teknologi yang lebih canggih.

Seiring dengan perubahan lanskap eksternal dan transformasi bisnis klien, kapabilitas baru ini mencerminkan evolusi proses audit dengan solusi yang gesit dan terintegrasi untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Ket. Foto: Ilustrasi agen AI. Deloitte mengumumkan serangkaian kapabilitas berbasis kecerdasan buatan (AI) baru melalui agen AI Omnia, platform audit & assurance berbasis komputasi awan. — Sumber: Deloitte

“AI merupakan katalisator kuat dalam mendorong inovasi di profesi audit. Melalui investasi berkelanjutan kami dalam teknologi yang canggih dan adaptif, kami memberdayakan para profesional kami untuk memperluas cakupan dan kedalaman kapabilitas mereka dalam menghadapi dinamika kebutuhan yang terus berkembang, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kualitas dan kepercayaan,” ujar Lee Boon Teck, Managing Partner Regional Audit & Assurance, Deloitte Southeast Asia melalui keterangannya pada hari Selasa (29/7).

Meningkatkan Proses Audit dengan GenAI

Berlandaskan platform Omnia milik Deloitte yang telah meraih berbagai penghargaan, rangkaian kapabilitas baru ini mentransformasi proses audit utama melalui penerapan Generative AI (GenAI):

1. Tinjauan dokumentasi yang lebih efisien: Kapabilitas GenAI dapat melakukan peninjauan awal atas dokumentasi audit dan memberikan saran perbaikan untuk memperjelas dan menyelaraskan isi dokumen.

2.Navigasi laporan keuangan yang lebih efektif: Auditor dapat menelusuri informasi relevan dalam draft laporan keuangan yang diunggah serta mengajukan pertanyaan mendalam terkait isi laporan, sehingga mempercepat proses rekonsiliasi.

3.Ekstraksi data yang lebih ringkas: Kemampuan GenAI dalam merangkum informasi dari berbagai dokumen membantu auditor memperoleh wawasan yang lebih kaya dan menyimpulkan temuan dengan lebih efisien.

4.Penyusunan dokumen lanjutan: Alur kerja yang didukung GenAI memungkinkan pembuatan draft awal untuk komunikasi terkait audit maupun memo akuntansi.

5.Kemampuan riset yang diperkuat: Fitur baru dalam platform riset audit dan akuntansi Deloitte mendukung auditor dalam memberikan respons yang tepat waktu terhadap pertanyaan riset, sekaligus menyusun topik akuntansi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami.

6.Manajemen risiko secara proaktif: Deloitte tengah mengembangkan teknologi identifikasi risiko yang dirancang untuk mengevaluasi sumber informasi eksternal guna mendeteksi peristiwa berisiko dan mengidentifikasi potensi faktor risiko audit.

“Di Deloitte, kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keunggulan dalam seluruh aspek, baik dari sisi SDM, proses, maupun teknologi. Platform Omnia merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memberdayakan talenta audit dengan solusi yang melengkapi keahlian mereka dan mendukung mereka untuk terus unggul dalam lingkungan yang dinamis,” ujar Audit & Assurance Transformation Leader, Deloitte Southeast Asia, Juntira Juntrachaichoat.

Terobosan Selanjutnya

Sebagai langkah lanjutan dalam pengembangan teknologi Omnia, Deloitte kini mengintegrasikan kapabilitas agen cerdas (intelligent agents) ke dalam ekosistem Omnia. Agen AI berfungsi sebagai spesialis digital yang mampu menjalankan tugas-tugas tertentu, mengingat informasi relevan, serta berkoordinasi dengan agen lain sebagai bagian dari sistem yang saling terhubung.

Seluruh kapabilitas AI ini dikembangkan selaras dengan kerangka kerja Trustworthy AITM milik Deloitte, yang menerapkan tata kelola, kontrol, dan kepatuhan secara menyeluruh dalam siklus hidup AI, mendukung komitmen Deloitte terhadap kualitas serta meningkatkan kepercayaan dan keyakinan pengguna.

Inovasi Teknologi dan Komitmen Berkelanjutan terhadap AI

Sejak diluncurkan pada 2015, Omnia terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, dengan tujuan menghadirkan pengalaman audit yang berkualitas tinggi dan disesuaikan dengan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi klien. Tahun lalu, Deloitte meraih penghargaan perdana ‘AI Innovation Initiative of the Year’ dari International Accounting Forum and Awards atas pengembangan kapabilitas GenAI dalam Omnia.

Deloitte terus berkomitmen untuk mengintegrasikan GenAI di seluruh organisasi guna memperkuat kapabilitas profesionalnya dan meningkatkan keterampilan mereka. Deloitte telah meluncurkan model bahasa berskala besar (large language models) dan chatbot yang dirancang untuk tujuan spesifik, yang kini dapat dimanfaatkan oleh hampir 85.000 praktisi audit dan assurance Deloitte secara global.

Profesional audit Deloitte juga memanfaatkan chatbot GenAI internal yang digunakan secara luas, dengan lebih dari tiga juta permintaan AI tercatat dalam tahun pertama penggunaannya. Perusahaan ini juga terus memperluas penawaran teknologi AI eksternal, termasuk peluncuran Global Agentic Network. Jaringan ini menyediakan rangkaian Agen AI siap pakai yang memungkinkan praktisi Deloitte memberikan saran kepada klien dalam penerapan teknologi AI berskala besar.

  • Auditor
  • agentic AI
  • Agen AI
  • Deloitte
  • Omnia

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.