Gelombang Panas di Korsel Tewaskan 11 Warga
📅 Senin, 28 Jul 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Jung Yeon-je
SEOUL - Gelombang panas yang amat menyengat di Korea Selatan (Korsel) yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda, diperkiraan pemerintah pada Minggu (27/7) telah meningkatkan jumlah kematian yang diduga terkait dengan panas hampir tiga kali lipat, dibandingkan dengan tahun 2024.
Dari 20 Mei hingga 25 Juli, perkiraan harian pemerintah menunjukkan bahwa 11 kematian diduga terkait dengan suhu panas. Angka ini hampir tiga kali lebih tinggi daripada empat kematian yang tercatat pada periode yang sama pada tahun lalu.
“Pemerintah juga memperkirakan hampir 2.200 orang mengalami penyakit akibat gelombang panas dalam periode yang sama, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.
Dengan suhu udara yang naik di atas 37 derajat Celsius pada tanggal 27 Juli, prakiraan Badan Meteorologi Korea (KMA) menunjukkan bahwa gelombang panas kemungkinan akan berlangsung hingga tanggal 31 Juli.
Korsel saat ini sedang berada di bawah pengaruh sistem tekanan tinggi ganda dan akibatnya lebih dari 40 persen wilayah negara itu akan mengalami suhu tertinggi 35 derajat Celsius selama tiga hari ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Sabtu (26/7) lalu dilaporkan suhu mencapai 40 derajat Celsius tercatat di beberapa wilayah, dengan Gwangju, Provinsi Gyeonggi, mencatat suhu tertinggi sebesar 41,3 derajat Celsius.
KMA memperkirakan bahwa Korsel mengalami gelombang panas selama 9,5 hari sejak 1 Juni hingga 25 Juli lalu, yang merupakan jumlah tertinggi kedua yang tercatat sejak 1973. SB/Korea Herald/Asia News Network/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!