Ulangan Dua Final Legendaris, Liverpool Tantang Milan di Hong Kong

Jumat, 25 Jul 2025, 07:55 WIB

HONG KONG – Dua klub raksasa Eropa, Liverpool dan AC Milan, akanbertemu dalam laga pramusim bertensi tinggi di Hong Kong, Sabtu (26/7). Meski hanya uji coba, duel ini sarat makna, karena mempertemukan dua klub yang pernah saling menjatuhkan dalam dua final Liga Champions ikonik, Istanbul 2005 dan Athena 2007.

Bagi Milan, laga ini merupakan bagian dari rangkaian tur Asia mereka. Sebelumnya, Rossoneri sudah menghadapi Arsenal awal pekan ini. Bagi Liverpool, inimenjadi laga kedua selama pramusim setelah menundukkan Preston North End 3-1 awal bulan lalu.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Liverpool vs AC Milan. — Sumber: AFP

Setelah mengakhiri dominasi Manchester City dan meraih gelar Premier League musim lalu, Liverpool asuhan Arne Slot kini membidik lebih tinggi. Meski sukses itu diraih dengan fondasi warisan Jurgen Klopp, pelatih asal Belandaitu mulai menegaskan identitasnya sendiri lewat perekrutan besar-besaran.

Nama-nama seperti Hugo Ekitike, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, hingga rekor transfer pemain Inggris Florian Wirtz kini resmi berbaju merah. Wirtz sendiri berpeluang menjalani debut tidak resmi dalam laga melawan Milan, setelah absen saat Liverpool mengalahkan Preston dalam laga penuh emosi usai meninggalnya Diogo Jota.

Slot memberi menit bermain untuk beberapa rekrutan barunya di laga tersebut, termasuk Giorgi Mamardashvili yang kini menjadi kiper utama setelah masa peminjaman di Valencia. Sementara itu, sejumlah pilar seperti Virgil van Dijk, Luis Diaz, Alexis Mac Allister, Alisson, dan Ibrahima Konate, yang absen di Preston, telah bergabung dalam tur Asia dan kemungkinan akan ambil bagian.

Setelah menghadapi Milan, Liverpool akan melanjutkan tur pramusim menghadapi Yokohama F. Marinos di Jepang, sebelum kembali ke Inggris untuk melawan Athletic Bilbao dan tampil di Community Shield melawan Crystal Palace.

Di sisi lain, AC Milan sedang memasuki masa transisi besar. Laga kontra Liverpool akan menjadi kesempatan lanjutan bagi Massimiliano Allegri, yang kembali melatih Rossoneri setelah 11 tahun. Dalam debut keduanya, Milan kalah 0-1 dari Arsenal, namun menang 6-5 dalam adu penalti.

Allegri mewarisi skuad yang gagal total musim lalu, hanya finis di peringkat delapan Serie A dan dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan. Kini, fokus penuh mereka dialihkan untuk membangun kembali pondasi di kompetisi domestik, dimulai dari pekan perdana Serie A melawan Cremonese pada tanggal 23 Agustus.

Milan sudah melepas beberapa pemain kunci, termasuk Tijjani Reijnders dan Theo Hernandez. Rafael Leao, meski terus dikaitkan dengan kepindahan, masih membela panji merah-hitam dan menjadi starter melawan Arsenal. Sementara itu, Luka Modric menjadi rekrutan paling mencolok musim panas ini, bergabung setelah 10 tahun di Real Madrid. Ia akan jadi mentor bagi gelandang muda Samuele Ricci yang juga baru didatangkan.

Namun masalah di lini depan belum terpecahkan. Dengan hengkangnya Luka Jovic, Tammy Abraham, dan Francesco Camarda, Milan bermain tanpa striker murni di laga kontra Arsenal. Santiago Gimenez juga belum bisa tampil setelah memperkuat Meksiko di Gold Cup.

Sebelum kembali ke Italia, Milan akan melanjutkan tur pramusim melawan Perth Glory dan Chelsea, lalu bersiap tampil di Coppa Italia menghadapi Bari sepekan sebelum Serie A dimulai.

Meski berstatus laga pramusim, pertemuan ini tetap menyedot atensi karena sejarah panjang di antara kedua tim. Liverpool dan Milan telah enam kali bertemu sejak dua final Liga Champions ikonik mereka, termasuk tiga pertandingan uji coba dan tiga laga resmi, semuanya dimenangkan The Reds.

Terakhir, Liverpool menang 3-1 di San Siro dalam laga pembuka Liga Champions musim lalu, setelah sempat tertinggal lewat gol cepat Christian Pulisic.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.