Militer Thailand dan Kamboja Terlibat Pertempuran Sengit di Segitiga Zamrud

Jumat, 25 Jul 2025, 01:10 WIB

BANGKOK - Thailand pada hari Kamis (24/3) melancarkan serangan udara terhadap target militer Kamboja, sementara Kamboja menembakkan roket dan artileri, menewaskan sedikitnya 11 warga sipil. Pertikaian perbatasan yang sudah berlangsung lama itu antara kedua negara bertetangga di Asia Tenggara itu (ASEAN) kembali meletus setelah Thailand menuduh Kamboja sengaja memasang ranjau darat yang melukai salah seorang militer Thailand. 

Kedua negara tetangga tersebut terlibat dalam pertikaian sengit mengenai wilayah yang dikenal sebagai "Segitiga Zamrud", tempat perbatasan kedua negara dan Laos bertemu, dan yang merupakan rumah bagi beberapa kuil kuno.

Ket. Foto: Konvoi kendaraan lapis baja militer Thailand. — Sumber: koran jakarta/m fachri

Pertikaian itu telah berlangsung selama beberapa dekade, pernah berkobar jadi bentrokan militer berdarah lebih dari 15 tahun yang lalu dan kembali terjadi pada bulan Mei, ketika seorang tentara Kamboja tewas dalam baku tembak.

Konflik berkobar, dengan Kamboja menembakkan roket dan peluru artileri ke Thailand dan militer Thailand mengerahkan jet F-16 untuk melakukan serangan udara.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand mengatakan setidaknya 11 warga sipil tewas, sebagian besar dari mereka dalam serangan roket di dekat sebuah pom bensin di Provinsi Sisaket.

Rekaman dari lokasi kejadian menunjukkan asap mengepul dari atap sebuah toko swalayan yang terhubung dengan pom bensin. Pejabat provinsi mengatakan sebagian besar korban tewas adalah pelajar yang berada di dalam toko ketika serangan terjadi.

“Enam jet angkatan udara Thailand dikerahkan dari provinsi Ubon Ratchathani, menyerang dua target militer Kamboja di darat,” kata wakil juru bicara militer Thailand, Ritcha Suksuwanon.

Kedua belah pihak saling menyalahkan atas dimulainya pertempuran, yang meletus di dekat dua kuil di perbatasan antara provinsi Surin di Thailand dan Oddar Meanchey di Kamboja.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Thailand melancarkan "serangan bersenjata terhadap pasukan Kamboja".

“Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Kamboja menggunakan hak sah mereka untuk membela diri, sesuai sepenuhnya dengan hukum internasional, untuk menangkis serangan Thailand dan melindungi kedaulatan serta integritas wilayah Kamboja,” ujarnya.

Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membahas apa yang disebut kementerian luar negerinya sebagai "agresi militer yang tidak beralasan".

Penanganan Cermat

Sementara itu, juru bicara pemerintah Thailand menuduh Kamboja "tidak manusiawi, brutal, dan haus perang", dan kementerian luar negeri Bangkok mengatakan semua penyeberangan perbatasan telah ditutup dan penduduk di sekitarnya telah dievakuasi.

Militer Thailand menyalahkan tentara Kamboja karena melepaskan tembakan terlebih dahulu, dan kemudian menuduh mereka melakukan "serangan terarah terhadap warga sipil".

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.