Wamenekraf: AI Harus bisa Digunakan untuk Solusi Kehidupan Sehari-hari
Kamis, 24 Jul 2025, 22:38 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus bisa digunakan dengan âbahasa manusiaâ dan bisa diadopsi untuk solusi kehidupan sehari-hari sebagai indikator sebuah startup berhasil mengoptimalkan AI di bisnisnya.
âBukan hanya menggunakan AI di pitch deck-nya, tapi benar-benar menggunakan AI di kehidupan sehari-harinya dari bisnis tersebut. Itu buat aku (indikator) kesuksesannya ya,â kata Irene dalam acara Kick Off Semesta AI Lintasarta bersama NVIDIA Inception di Jakarta, Kamis (24/7).
Irene mengatakan internet saat ini sudah dirasakan oleh banyak orang harus juga berdampak pada kehidupannya, di situlah perlunya kehadiran AI untuk bisa memberikan solusi dari kasus sebenarnya (real case) yang dibutuhkan masyarakat.
Ia mengatakan penggunaan AI selain hanya untuk estetika atau hiburan juga harus bisa mendorong ekonomi, dan hal itu membutuhkan tangan manusia untuk bisa mengembangkannya.
âDengan adanya AI ini akan ngeboost ke kreativitas yang ada di Indonesia, bukan hanya teknologi yang kita lihat, tapi percepatan waktu juga. Tapi yang perlu kita garisbawahi adalah AI tidak akan mengganti yang namanya manusia,â katanya.
AI perlu memiliki dampak ekonomi dan masyarakat yang menggunakan AI juga memerlukan infrastruktur yang berdampak bagi penggunanya.
Irene mengatakan dengan adanya Semesta AI yang digagas Lintasarta dengan program Laskar AI maka perusahaan yang bergerak di bidang digital dapat mengenali teknologi baru dan bisa menggunakannya dengan optimal.
âDengan 280 juta populasi di Indonesia dan kontribusi AI kita bisa memiliki 1 juta sumber produktif kita bisa memiliki 2 juta, tergantung seberapa cepat kita bisa menyelesaikan masalah ini,â kata Irene
Ia juga mendorong para startup untuk mendatangi perusahaan hardware yang mengikuti perkembangan zaman untuk menghindari kesenjangan talenta pada zaman yang semakin maju.
Masyarakat yang bisa beradaptasi dengan teknologi AI juga nantinya akan bisa menciptakan AI sehingga bisa menciptakan Indonesia Emas 2045 dengan produktivitas yang tidak hanya matang di Indonesia namun bisa menembus pasar internasional. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Hadapi Krisis Global, Presiden Minta Pebisnis dan Pemerintah Kompak
-
Menjelang Idul Adha, Nelayan di Aceh Tidak Melaut
-
Risiko Ekologi Membesar
-
Hindari Risiko Finansial Tak Terduga
-
Catat! CFD Jakarta Ditiadakan pada 31 Mei 2026 Saat Hari Raya Waisak
-
Menteri PPPA Arifah Fauzi: Perempuan Punya Peran Penting Ciptakan Ruang Digital yang Aman.
-
Menteri Kebudayaan Bertekad Percepat Repatriasi Keris Indonesia dari Belanda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.