Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Diplomat Muda Terlilit Lakban: Kompolnas Cek Indekos Arya Daru di Gondangdia, Dalami Penyebab Kematiannya

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 11:45 WIB | Oleh:
Kasus Diplomat Muda Terlilit Lakban: Kompolnas Cek Indekos Arya Daru di Gondangdia, Dalami Penyebab Kematiannya Doc: Kompolnas
Ket. Anggota Kompolnas mengecek TKP tempat diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan (ADP) ditemukan tewas di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025).

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pengecekan tempat kos diplomat muda sekaligus staf Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (ADP) di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan, pengecekan tersebut dilakukan dalam rangka pendalaman untuk mengetahui penyebab ADP tewas.

"Kami melakukan pendalaman apa yang sudah kami dapat di Yogya, termasuk informasi awal yang sebelumnya kami dapat," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/7).

Anam menjelaskan, pengecekan tersebut meliputi pengecekan lokasi, detail kamar, termasuk pengecekan kamera pengawas atau CCTV di lokasi.

Saat dikonfirmasi apakah Kompolnas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang, Anam membantah melakukan hal tersebut. "Enggak ada olah TKP ulang, hanya cek TKP," katanya.

Kompolnas telah mendapatkan informasi baru terkait kasus kematian diplomat muda ADP di Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Senin (21/7) mengatakan bahwa informasi tersebut didapatkan usai Kompolnas menemui keluarga korban ADP pada Minggu (20/7).

"'Background' (latar belakang) dari berbagai aktivitas almarhum ketika hari H, kami tarik ke belakang ke waktu-waktu yang penting, yang kami dapatkan juga sesuatu yang baru di situ," katanya.

Selain itu, Kompolnas juga mendalami kronologi waktu kejadian. "Soal apa yang terjadi pada waktu-waktu tersebut dan bagaimana interaksi aktivitas dalam 'constraint' waktu tersebut sehingga tidak hanya menjadi kronologi, tapi menjadi satu struktur peristiwa," katanya 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.