Danantara Panen Cuan Global, Dana Rp163 Triliun Masuk Kantong!
Selasa, 22 Jul 2025, 22:25 WIBJAKARTA â Danantara diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada APBN dalam membiayai proyek-proyek strategis dengan menarik investasi dari berbagai sumber. Investasi yang dikelola oleh Danantara dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi, terutama melalui sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, energi terbarukan, dan manufaktur.
Proyek-proyek yang didanai oleh investasi Danantara berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan investasi yang tepat, Danantara dapat membantu meningkatkan daya saing industri nasional melalui transfer teknologi dan inovasi.
Investasi yang terarah pada sektor-sektor berkelanjutan, seperti energi terbarukan, dapat mendukung pembangunan jangka panjang dan ramah lingkungan. Danantara dapat berperan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, yang akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas.
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan P Roeslani menyampaikan entitas sovereign wealth fund tersebut mendapat kucuran dana sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp163,15 triliun dari bank luar negeri.
âAlhamdulillah kita baru saja mendapatkan persetujuan pendanaan mencapai 10 miliar dolar AS dan semuanya dari bank luar negeri,â ucap Rosan dalam acara bertajuk, âPenyerahan Dokumen Pra-Studi Kelayakan Proyek Prioritas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasionalâ di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Selasa (22/7).
Pendanaan tersebut, kata dia, diperoleh Danantara tanpa memberikan jaminan apapun. Menurut Rosan, pemberian pendanaan sebesar Rp163,15 triliun tanpa jaminan menunjukkan bahwa bank-bank luar negeri sudah mempercayai Danantara memiliki sistem yang benar dan rapi.
âKarena dari segi pembayarannya nanti itu sudah jelas, dari dividen yang akan kita terima setiap tahunnya,â ucap Rosan.
Rosan juga menyebutkan selama empat bulan Danantara diluncurkan, telah mendapatkan pendanaan melalui kerja sama dengan Dana Kekayaan Negara (Sovereign Wealth Fund) lain sebesar 7 miliar dolar AS.
"Dari 7 miliar dolar AS itu dengan Qatar 4 miliar dolar AS, kemudian dengan CIC (China Investment Corporation) 2 juta dolar AS dan juga kemudian dengan RDIF (Russian Direct Investment Fund). Dan kita sedang ada pembicaraan dengan sovereign wealth fund lainnya untuk bersama-sama untuk berinvestasi terutama di Indonesia," ujar Rosan.
Rosan meyakini bahwa ke depannya, Danantara akan menuai lebih banyak kepercayaan dari bank-bank internasional lainnya.
âAlhamdulillah kita mendapatkan kepercayaan dari 12 bank. Ini adalah kepercayaan terbesar di ASEAN yang diberikan kepada sovereign wealth fund,â kata Rosan.
- Danantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Serang Bertahan dengan Cara Pahit
-
Posko mudik bertema Keraton Galuh di Ciamis
-
Harga BBM Naik Akibat Perang Iran, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum
-
Reformasi Investasi Danantara Dinilai Bisa Tekan Gelombang PHK
-
Arus Mudik H-2 Lebaran 2026 Padat Merayap
-
Panen Raya "Urban Farming" di Jaktim, Melon Inthanon Jadi Daya Tarik Utama
-
Tips Cegah Kebakaran Rumah Akibat Listrik Saat Ditinggal Mudik Ala Schneider Electric
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.