Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simak Bunda, Ini Kiat Mengurangi Anak Tantrum Tak Mau Akhiri Mandi

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 22:10 WIB | Oleh:
Simak Bunda, Ini Kiat Mengurangi Anak Tantrum Tak Mau Akhiri Mandi Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Arsip foto - Seorang anak mandi di tempat pengungsian saat rumahnya terendam banjir di Rorotan, Jakarta, Jumat (31/1).

JAKARTA - Psikolog klinis dan keluarga Pritta Tyas, M.Psi, membagikan kiat yang bisa dilakukan orang tua untuk mengurangi anak tantrum karena tidak mau mengakhiri waktu mandi.

Menurut psikolog klinis lulusan Universitas Gadjah Mada itu dalam diskusi di Jakarta, Minggu, salah satu penyebab anak tantrum tidak mau berhenti saat mandi adalah instruksi orang tua yang tidak spesifik yang terkadang terkesan sepihak sehingga memicu perdebatan.

“Karena anak itu kalau cuma dibilang mandinya jangan lama-lama ya, otaknya nggak bisa memahami, jangan lama-lama tuh berapa lama," kata Pritta.

Pritta mengatakan orang tua perlu membuat kesepakatan awal tentang durasi mandi sebelum anak masuk ke kamar mandi.

Misalnya, orang tua bisa memberitahu anak batasan mandi pagi maksimal 10 menit dan memberi gambaran bahwa setelah mandi, dia harus memakai baju, sarapan, lalu berangkat sekolah. Aturan waktu mandi anak bisa disesuaikan dengan kondisi harian.

“Intinya caranya adalah melihat dari sudut pandang anak, bukan pandangan kita (orang tua) yang inginnya serba cepat,” kata Pritta..

Dalam mendukung kesepakatan tersebut, orang tua bisa menggunakan berbagai cara, misalnya memasang timer (pengingat) untuk membatasi waktu mandi. Anak bisa diajak untuk memasang timer sendiri dan menentukan durasi mandi supaya dia merasa kontrol dan tanggung jawab ada pada diri sendiri.

“Kalau kita (orang tua) yang pasang timer, dia pasti merasa kontrolnya ada pada orang tua," kata Pritta.

Orang tua juga bisa memberi tahu anak tentang hal-hal menarik yang bisa dilakukan setelah mandi, misalnya bermain atau menonton film.

Pritta juga mengingatkan kesepakatan itu harus berupa hal-hal konkret dan mengajak anak untuk punya andil dalam membuat kesepakatan tersebut.

"Jadi hal menarik apa, kesepakatan, dan dia punya andil untuk membuat kesepakatan itu dan harus konkret,” tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.