Pelindo Perkuat Peran Warga Promosikan Desa Wisata Senteluk, NTB
Jumat, 18 Jul 2025, 08:16 WIBJAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyelenggarakan pelatihan bagi warga memperkuat promosi potensi wisata yang ada di Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui pembuatan konten di media social (medsos).
Departemen Head TJSL Pelindo Febrianto Zenny dalam keterangan di Jakarta, Jumat (18/7), mengatakan hal itu dilakukan melalui pelatihan konten digital sehingga memperkuat kapasitas masyarakat lokal dalam mempromosikan Desa Senteluk sebagai desa wisata.
âKami ingin warga memiliki kapasitas dalam memproduksi konten menarik dan efektif agar potensi wisata desa ini dikenal lebih luas secara daring. Pelindo sedang menggalakkan program The New Penglipuran, membuat desa wisata binaan baru sekelas Penglipuran,â katanya.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pelindo Port Tourism, sekaligus tahap kedua pendampingan perusahaan di desa binaan tersebut.
Salah satu fokus program TJSL Pelindo adalah pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal guna mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan pembangunan berkelanjutan.
"Kegiatan ini menjadi semacam investasi sosial untuk masa depan masyarakat," ujarnya.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang digelar di Tourism Information Center (TIC) di kawasan Pantai Tanjung Bias. Mereka terdiri atas pelapak setempat, anggota Karang Taruna dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta perwakilan Pemerintah Desa Senteluk.
Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi sekaligus konsultan digital marketing, Islah Hadi Sholeh.
Ia membagikan strategi pembuatan konten kreatif di media sosial, pemanfaatan platform digital untuk promosi usaha hingga pentingnya narasi visual dalam membangun citra destinasi wisata.
Sementara itu, Manager TJSL Pelindo Bayu Widyafrasta mengatakan melalui kegiatan tersebut, Pelindo akan terus mendorong dan memperkuat daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Kami ingin potensi lokal di Pantai Tanjung Bias dan Desa Senteluk dikenal lebih luas melalui konten digital yang kreatif dan berdampak," kata Bayu.
Pelatihan itu diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya ekosistem digital lokal yang mampu memperkuat identitas Pantai Tanjung Bias sebagai salah satu destinasi unggulan Desa Senteluk serta membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM dan komunitas lokal.
Sedangkan, Kepala Desa Senteluk Musni mengapresiasi dukungan Pelindo yang berkelanjutan bagi warganya. Ia mengharapkan pelatihan tersebut bisa menjadi pemicu pemanfaatan media digital oleh pelaku usaha dan komunitas wisata di desanya.
Di lokasi yang sama, General Manager Pelabuhan Lembar Kunto Wibisono turut menyemangati para peserta untuk terus berinovasi melalui media digital yang kini relatif mudah diakses.
Sebagai informasi, sejak Desember 2024, Pelindo telah meresmikan Desa Senteluk sebagai desa binaan dalam rangka mendorong pengembangan wisata pelabuhan (port tourism) berkelanjutan di wilayah NTB.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Program MBG jadi Berkah bagi Para Petani di NTT
-
Pemkot Tangsel Berlakukan Status Tanggap Darurat Sampah
-
Pangkas Rantai Birokrasi, Mentan Cabut 500 Aturan yang Hambat Swasembada Pangan
-
Masjid Terdampak Bencana di Aceh Kini Bisa Dipakai Warga
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Gadget di Sekolah
-
Banjir menerjang delapan kecamatan di Jember
-
Wisatawan Serbu Bandung. Al-Jabbar hingga Saung Angklung Udjo Jadi Destinasi Favorit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.