Juara Olimpiade Noah Lyles Siap Debut di Nomor Lari 100 Meter Musim Ini

Jumat, 18 Jul 2025, 11:10 WIB

LONDON, INGGRIS — Juara Olimpiade Noah Lyles akan membuka musimnya di nomor lari 100 meter dalam ajang Diamond League di London, Minggu (20/7), dalam sebuah pertarungan ulang yang dinantikan melawan Letsile Tebogo dari Botswana. Laga ini terjadi hanya sepekan setelah Lyles menundukkan Tebogo di nomor 200 meter di Monaco.

Ini akan menjadi penampilan pertama Lyles di nomor lari 100 meter tahun ini, di tengah persiapan menuju Kejuaraan Dunia Atletik di Tokyo pada bulan September. Lyles memimpin barisan bintang trek dan lapangan dunia yang akan berlomba di Stadion London, yang dipadati 60.000 penonton. Para atlet yang tampil telah mengoleksi total 75 medali dari Kejuaraan Dunia 2023 di Budapest dan Olimpiade Paris 2024, baik dari nomor individu maupun estafet.

Ket. Foto: Juara Olimpiade, sprinter Amerika Serikat Noah Lyles — Sumber: AFP

Berikut sorotan dari lima nomor utama pada seri ke-11 dari rangkaian 15 pertemuan Diamond League tahun ini:

100 Meter Putra

Tebogo mengakui setelah kekalahannya di Monaco bahwa Lyles adalah magnet utama bagi penonton. “Ketika wajahnya muncul di poster, orang-orang pasti ingin datang dan melihatnya,” ujar peraih emas 200 meter Olimpiade Paris itu, yang harus puas dikalahkan Lyles dengan catatan waktu 19,88 detik.

Lyles, yang sempat absen karena cedera tendon, mengaku berat menyaksikan awal musim dari rumah. Namun ia kini kembali dengan fokus penuh. "Saya sudah mengantongi tiket bebas dari babak kualifikasi AS, jadi kami bisa lebih tenang dan fokus pada peningkatan performa," kata Lyles.

Inggris akan menurunkan Louie Hinchliffe, juara dunia indoor Jeremiah Azu, dan peraih perunggu dunia Zharnel Hughes. Persaingan makin sengit dengan kehadiran duet Jamaika Oblique Seville dan Ackeem Blake, serta Akani Simbine dari Afrika Selatan.

200 Meter Putri

Julien Alfred tampil impresif di Monaco dengan kemenangan meyakinkan di nomor 100 meter, mencatat waktu 10,79 detik. Hasil tersebut menjadi modal penting menuju Kejuaraan Dunia.

“Pekan lalu bukan yang terbaik untuk saya, tapi justru membuka mata saya bahwa masih banyak yang perlu dibenahi,” ujar sprinter Saint Lucia itu. “Musim ini panjang dan saya tak punya babak kualifikasi, jadi saya akan manfaatkan waktu untuk memperbaiki detail. Sekarang saya tak ingin menekan diri sendiri. Saya hanya fokus pada Julien.”

Persaingan di nomor ini juga melibatkan trio Inggris Dina Asher-Smith, Daryll Neita, dan Amy Hunt, serta Brittany Brown sebagai satu-satunya wakil Amerika Serikat.

1.500 Meter Putra

Dua juara dunia asal Inggris, Jake Wightman dan Josh Kerr, akan bertarung di kandang sendiri. Keduanya pernah menumbangkan Jakob Ingebrigtsen dari Norwegia dalam dua edisi Kejuaraan Dunia terakhir.

Namun Ingebrigtsen mengundurkan diri dari London karena masih dalam pemulihan cedera. "Dia butuh sedikit waktu lagi untuk sembuh... dan tak ingin ambil risiko," demikian pernyataan timnya.

Harapan Inggris lainnya disandarkan pada Neil Gourley, George Mills, dan Elliot Giles. Namun pelari Kenya Phanuel Kipkosgei Koech saat ini memegang catatan waktu tercepat musim ini dengan 3:27,72.

800 Meter Putri

Meski Keely Hodgkinson absen karena cedera, Inggris tetap menurunkan trio tangguh: Laura Muir, Jemma Reekie, dan Georgia Hunter Bell. Persaingan akan semakin ketat dengan kehadiran Halimah Nakaayi dari Uganda dan Natoya Goule-Toppin dari Jamaika.

800 Meter Putra

Semua mata tertuju pada Emmanuel Wanyonyi. Juara dunia asal Kenya ini menjadi kandidat utama untuk menantang rekor dunia 1:40,91 milik David Rudisha yang sudah bertahan sejak Olimpiade London 2012.

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, para pelari jarak menengah dunia diyakini mampu mendekati, atau bahkan melampaui batas legendaris tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.