Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Sentuh Rp90 Miliar

2 Kamis, 17 Jul 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Anggaran Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Sentuh Rp90 Miliar Anggaran Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Sentuh Rp90 Miliar Doc: Getty Images

JAKARTA - Program sekolah swasta gratis di Jakarta resmi dimulai untuk tahun ajaran 2025/2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp90 miliar guna mendukung pelaksanaan program ini. Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim.

"Anggaran sekitar Rp90 miliar. Separuh lebih dari APBD existing, sisanya menunggu persetujuan APBD-P yang akan diketok akhir bulan ini oleh DPRD," ujar Chico.

Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan pendidikan siswa di sekolah swasta yang menjadi mitra Pemprov DKI. Skema ini ditujukan untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri agar tetap dapat memperoleh pendidikan tanpa biaya.

Pemprov DKI juga tengah merampungkan regulasi pendukung program ini. Chico menyebut penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan.

"Proses penyusunan Pergub masih berlangsung, melibatkan Dinas Pendidikan dan Biro Hukum," jelasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah menunjuk 40 sekolah swasta sebagai pilot project pelaksanaan program sekolah gratis. Sekretaris Disdik DKI, Taga Radja Gah, menjelaskan bahwa program ini sudah berjalan bersamaan dengan pelaksanaan sekolah reguler.

"Piloting sekolah swasta gratis sudah dilaksanakan di 40 sekolah yang ditetapkan sebelumnya. Kuota murid baru mencapai 4.932 siswa dengan 142 rombongan belajar (rombel)," ungkap Taga.

Ia menegaskan, seluruh siswa di sekolah yang ditunjuk sebagai pelaksana program wajib mendapatkan pendidikan secara gratis tanpa pengecualian.

"Tidak boleh ada kombinasi, sebagian gratis dan sebagian bayar. Semua siswa harus gratis," tegasnya.

Untuk menghindari praktik penyimpangan seperti jual-beli kursi, Disdik DKI akan melakukan pengawasan melalui sistem Data Pokok Peserta Didik (Dapodik). Seluruh proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dipantau secara digital untuk mencegah kecurangan.

"Setelah PPDB selesai, sekolah wajib melapor ke Dapodik. Data itu akan difilter kembali oleh kami. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi seperti teguran atau penalti akan diberikan," pungkas Taga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Waspada! Sejumlah Wilayah J...
Nasional
Andrea Bocelli Gelar Konser...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.