TikTok Putus Hubungan! Versi AS Diblokir dari Dunia, Kreator Global Terancam Kehilangan Lahan Uang?

Rabu, 16 Jul 2025, 10:43 WIB

JAKARTA - Langkah kontroversial sedang diambil TikTok di Amerika Serikat dan ini bukan sekadar perubahan kecil. Pemerintah Amerika Serikat (AS) memaksa TikTok untuk membentuk versi aplikasinya sendiri yang sepenuhnya terisolasi dari dunia luar. 

Hasilnya? TikTok AS akan berdiri sebagai entitas tersendiri, hanya tersedia di App Store dan Play Store Amerika, serta tidak bisa diakses dari negara lain.

Ket. Foto: TikTok Amerika — Sumber: Antara

Bukan hanya aplikasinya yang dipisah, tetapi juga sistem rekomendasinya akan dibuat berbasis data lokal, artinya tren, viralitas, dan algoritma yang terbentuk benar-benar mencerminkan pasar AS tanpa campur tangan atau pengaruh dari konten global. 

Ini menjadikan TikTok AS semacam negara digital tersendiri, lengkap dengan tembok algoritmik yang tinggi. Langkah ini diprediksi akan mengguncang ekosistem TikTok yang selama ini dikenal karena jangkauan globalnya. 

Bayangkan saja, lebih dari 170 juta pengguna aktif TikTok di AS selama ini menikmati konten dari seluruh penjuru dunia mulai dari tarian viral di Indonesia, life hack dari Jepang, hingga tren kecantikan dari Eropa Timur. Semuanya akan hilang dalam sekejap karena keputusan satu negara. 

Yang paling terpukul tentu saja para kreator konten internasional. AS selama ini adalah pasar digital yang sangat menggiurkan, banyak konten kreator dari luar negeri yang mendulang pendapatan besar dari audiens Amerika. 

Dengan pemisahan ini, mereka kehilangan akses ke audiens terbesar dan paling royal di TikTok. Bayangkan potensi penghasilan yang hilang hanya karena batas digital baru ini.

Langkah AS ini juga menjadi preseden mengerikan dalam sejarah media sosial, aplikasi global yang secara sengaja dipecah berdasarkan geopolitik. 

Jika TikTok bisa dibelah, bukan tidak mungkin platform lain akan mengikuti. Dunia digital yang sebelumnya tanpa batas, kini perlahan dikotak-kotakkan berdasarkan negara, keamanan nasional, dan kebijakan lokal.

Apakah ini bentuk perlindungan digital? Atau justru awal dari era baru “internet terbelah”, yang mana tiap negara membangun tembok virtual untuk menjaga pengaruh?

Keputusan ini bukan hanya mengubah TikTok di Amerika, tapi juga mengirimkan gelombang ketidakpastian ke seluruh dunia. Para kreator, pemasar digital, hingga penonton biasa harus bersiap, era globalisasi konten mungkin sudah berakhir.

  • TikTok
  • Donald Trump
  • Trump
  • TikTok Amerika

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.