Dukung Perajin dan Pelaku Industri Batik, YBI Gelar Batik Nusantara 2025
Rabu, 16 Jul 2025, 20:04 WIBJAKARTA-Upaya untuk mendukung para perajin dan pelaku industri batik lokal terus digencarkan. Kali ini Yayasan Batik Indonesia (YBI) mengumumkan penyelenggaraan Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025, yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan.Â
Melalui GBN 2025, YBI mengajak seluruh masyarakat, baik lokal maupun internasional, untuk turut serta merayakan batik sebagai identitas budaya bangsa. "GBN diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dalam menjaga dan memajukan batik Indonesia kini dan nanti,"ungkap Gita Ratna Gilangkencana, Ketua Pelaksana GBN 2025 dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/7).
Dia menjelaskan, acara GBN 2025 terbuka untuk umum dan menjadi ajang apresiasi serta promosi kekayaan batik nusantara kepada seluruh lapisan masyarakat. Mengusung tema âBangga Berbatikâ, GBN 2025 mengajak masyarakat untuk memandang batik bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup masa kini yang dinamis, penuh makna, dan layak dilestarikan.Â
"Sebagai acara dua tahunan, tahun ini GBN kembali hadir dengan konsep yang memadukan nilai tradisi dan sentuhan modern melalui pameran serta pertunjukan yang interaktif, imersif, dan inklusif terutama menyasar generasi muda seperti Generasi Z,"tuturnya
Sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya, khususnya batik, Yayasan Batik Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO melalui akreditasi Warisan Budaya Takbenda No. 90487âterus melestarikan, melindungi, serta memasyarakatkan Batik Nasional sebagai warisan seni yang bernilai tinggi dan identitas nyata bangsa Indonesia.Â
Selain itu, YBI juga secara aktif memberdayakan komunitas batik melalui inovasi dan pemberian apresiasi. Tahun ini, GBN 2025 secara khusus mengangkat Batik Merawit dari Cirebon, sebuah teknik membatik khas yang dikenal melalui pola garis halus dan detail yang memerlukan ketelitian tinggi. Teknik ini menjadi simbol keterampilan turun-temurun dan telah diakui secara resmi melalui penetapan Indikasi Geografis (IndiGeo) pada 4 November 2024.Â
âIni adalah bentuk komitmen kami untuk tidak hanya merayakan warisan, tetapi juga mendorong legitimasi dan pengakuan terhadap batik sebagai bagian dari masa depan,â ujar Gita Ratna
Rangkaian acara GBN 2025 akan dibuka secara resmi oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebagai bentuk dukungan aktif pemerintah terhadap pelestarian dan pengembangan industri batik nasional.
Biro Humas Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga menghadirkan program unggulan Industrial Festival, yang bertujuan memperkenalkan dan mendekatkan sektor industri manufaktur kepada generasi muda dengan harapan agar generasi muda terus menjaga warisan batik serta belajar menerapkan praktik berkelanjutan dalam industri batik untuk semua komoditas industri.Â
Dalam GBN tahun ini Menteri Perindustrian akan hadir di Inspiring Talkshow dengan tema âBatik & Sustainability â Gaya Lokal yang Ramah Lingkunganâ juga âBudaya Lokal dalam Dunia Digitalâ. Selain itu dukungan juga diberikan oleh Kemenperin melalui Departemen Industri Kecil, menengah (IKM) Kimia, Sandang dan Kerajinan Kementrian Perindustrian dengan menghadirkan pelaku IKM batik dari berbagai daerah di Indonesia yang akan menampilkan karya-karya terbaik yang memadukan kekayaan motif tradisional dengan inovasi desain modern.
Sebagai bagian dari program pemberdayaan, YBI akan memberikan penghargaan kepada empat pelaku UMKM batik yang dinilai telah berkontribusi signifikan dalam pengembangan dan inovasi di daerah masing-masing. Acara ini juga akan menghadirkan lebih dari 200 booth, terdiri dari UMKM batik dan kuliner nusantara, serta menyuguhkan talkshow, workshop, dan parade batik yang menampilkan karya terbaik dari brand lokal. Acara ini akan menghadirkan koleksi busana siap pakai (ready to wear) yang mengusung batik sebagai inspirasi utama, dipadukan dengan desain modern.
Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, GBN 2025 juga akan menghadirkan immersive tunnel, sebuah instalasi interaktif yang mengajak pengunjung bereksperimen ke dalam batikâmenyelami proses kreatif, nilai simbolik, dan transformasi visual batik. Melalui teknologi multimedia yang imersif, pengunjung diajak mengalami batik tidak hanya sebagai kain, tetapi sebagai narasi budaya yang hidupdan terus berkembang.
Pertunjukan Merawit Rasa
Salah satu sorotan utama GBN 2025 adalah sebuah pertunjukan konseptual bertajuk âMerawit Rasaâ, yang akan digelar pada hari pertama, Rabu, 30 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, di Ground Floor Pasaraya Blok M. Acara ini merupakan bagian dari penggalangan dana untuk mendukung kegiatan Yayasan Batik Indonesia.
Disutradarai oleh Inet Leimeina, Merawit Rasa akan menampilkan kolaborasi seni yang menyentuh hati, menghadirkan Happy Salma, Prince Poetiray (Jumbo), Dudy Gunawan, Manshur Angklung, Ipin Plan, serta hidangan spesial dari Oma Elly.
Acara ini terbuka untuk umum melalui tiket donasi, di mana seluruh hasil pengumpulan dana akan digunakan untuk mendukung program pelestarian dan pemberdayaan batik nasional.
Sebagai penutup, GBN 2025 akan menggelar kegiatan Fun Run & Walk yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pelestarian budaya dan gaya hidup sehat. Pendaftaran dilakukan melalui donasi. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan UMKM batik binaan Yayasan Batik Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmen ini, YBI juga akan menyelenggarakan perayaan Hari Batik Nasional (HBN) pada tanggal 2 Oktober 2025 di Museum Tekstil, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang mendalam dan berkelanjutan.
- Yayasan Batik Indonesia
- perajin batik
- industri batik
- Kementerian Perindustrian
- Gelaran Batik Nusantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
-
Bungkus Produk Asal-asalan? Menperin: IKM Bisa Kalah Saing Kalau Kemasan Nggak Naik Kelas
-
Gelar IFI 2026, Kemenperin Kembangkan Inovasi Produk Antara Pangan Lokal
-
Perkuat Ekosistem, Kemenperin Libatkan IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
-
MBG Dorong Konsumsi Susu, Kemenperin: Limbah Kemasan Harus Dikelola Biar Tidak Cemari Lingkungan
-
Kemenperin: Asesor Kompetensi Kunci Transformasi Manufaktur yang Adaptif
-
Siap Go Internasional! Kemenperin Cari Talenta Terbaik Buat WorldSkills ASEAN 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.