Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggota DPRD Mentawai Jadi Korban Kapal Terbalik, BPBD Lakukan Validasi Informasi

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 09:27 WIB | Oleh:
Anggota DPRD Mentawai Jadi Korban Kapal Terbalik, BPBD Lakukan Validasi Informasi  Doc: BPBD Mentawai
Ket. Petugas gabungan saat melakukan rapat persiapan sebelum mencari korban kapal karam di perairan Selat Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, Selasa (15/7/2025). BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

PADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat (Sumbar) sedang memvalidasi kebenaran informasi mengenai korban selamat dalam insiden kapal karam di perairan Selat Sipora.

"Kami sedang memvalidasi kebenaran itu -temuan korban selamat-, nanti resminya akan kita sampaikan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar saat dihubungi di Kota Padang, Selasa (15/7).

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala BPBD mengenai informasi yang beredar bahwa salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai yang turut menjadi korban kecelakaan kapal tersebut, berhasil selamat setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Lahmuddin mengatakan, BPBD telah memberangkatkan dua unit long boat untuk mencari di sekitar perairan Mentawai.

Selain itu, juga terdapat dua kapal pencarian milik Basarnas Mentawai yang masih menyisir perairan Bumi Sikerei guna menemukan korban lainnya.

Berdasarkan laporan awal BPBD, kapal nahas tersebut dilaporkan tenggelam pada Senin (14/7) siang pukul 11.00 WIB yang mengangkut 18 penumpang. Dari jumlah itu sebanyak tujuh orang berhasil selamat.

Sementara, 11 korban lainnya hingga kini masih terus dicari petugas gabungan di sekitar perairan Selat Sipora. Rombongan kapal itu berangkat dari Sikakap menuju Tuapeijat.

Nahas, kapal yang berisikan sejumlah aparatur pemerintah, satu orang anggota DPRD setempat hingga anak kecil dan masyarakat umum tersebut karam di sekitar perairan Sipora yang diduga karena cuaca buruk.

"Jadi kapal itu mengangkut 18 orang dengan berbagai macam urusan," katanya.

Tim SAR menduga kecelakaan kapal tersebut akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pada saat bersamaan pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan identitas korban secara luas, dan menunggu informasi resmi dari tim pencarian dan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.