Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rapper AS Pharrell Williams Raih Penghargaan Tertinggi Prancis

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 15:47 WIB | Oleh:
Rapper AS Pharrell Williams Raih Penghargaan Tertinggi Prancis Doc: WWD
Ket. Rapper sekaligus perancang busana asal AS, Pharrell Williams di Paris saat Olimpiade 2024.

PARIS - Penyanyi rap AS yang beralih menjadi perancang busana Pharrell Williams termasuk di antara 589 orang yang dianugerahi penghargaan sipil tertinggi Prancis pada hari Minggu (13/7).

Williams dinobatkan sebagai ksatria Legiun Kehormatan dalam daftar yang diumumkan menjelang Hari Nasional Prancis 14 Juli.

Williams (52) dikenal sebagai rapper dan penyanyi, tetapi juga meraih kesuksesan lain sebagai produser musik dan perancang busana serta aksesori untuk beberapa merek. Ia telah menjabat sebagai direktur kreatif koleksi pria Louis Vuitton sejak 2023.

Pertunjukannya baru-baru ini di Paris menarik sejumlah selebriti internasional, termasuk Jay Z dan Beyonce, sutradara film Steve McQueen dan Spike Lee serta bintang sepak bola dan basket.

Selain Williams, Gisele Pelicot, yang menjadi ikon feminis dengan memberikan kesaksian di depan umum atas pemerkosaan massal yang dialaminya, dan penyanyi rap yang beralih menjadi perancang busana Pharrell Williams termasuk di antara 589 orang yang dianugerahi penghargaan sipil tertinggi Prancis pada hari Minggu.

Pelicot (72) mendapat penghormatan internasional atas keberaniannya dalam memberikan kesaksian di pengadilan pada tahun 2024 terhadap mantan suaminya, yang memberinya obat bius dan mengatur agar dia diperkosa oleh puluhan pria selama satu dekade.

Sejak itu, namanya dimasukkan dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia oleh media internasional dan kasusnya membantu memaksa perubahan undang-undang pemerkosaan di Prancis.

Namun Pelicot tetap bungkam sejak persidangan. Pengacaranya mengatakan ia sedang fokus menulis buku yang akan menceritakan sisi ceritanya tentang pemerkosaan massal, yang akan dirilis pada tahun 2026.

Aktor Lea Drucker, penyanyi veteran Sylvie Vartan, penulis Marc Levy dan orang yang dideportasi ke Auschwitz Yvette Levy (99) juga termasuk di antara tokoh yang dianugerahi Legion of Honour bersama dengan sejumlah mantan menteri, akademisi, dan nama-nama hukum terkemuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.