Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Khofifah Serahkan Santunan Korban KMP Tunu di Banyuwangi

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Gubernur Khofifah Serahkan Santunan Korban KMP Tunu di Banyuwangi Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memeluk keluarga korban kapal tenggelam yang ditemukan meninggal.

Banyuwangi -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan duka kepada delapan orang ahli waris korban meninggal dunia tragedi kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Dari 18 orang korban meninggal dunia insiden kapal tenggelam di Selat Bali itu, 10 orang korban adalah warga Jawa Timur, terdiri atas delapan orang warga Banyuwangi, 1 orang warga Blitar dan 1 orang warga Probolinggo.

"Atas berpulangnya para korban laka laut KMP Tunu, kami menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam, semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran," tutur Khofifah dalam keterangan di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu.

Menurutnya, sampai hari ini ada 18 korban meninggal yang sudah ditemukan dan 30 korban ditemukan selamat.

Gubernur Khofifah menyampaikan ada delapan keluarga korban kapal tenggelam yang hadir ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

"Kami serahkan langsung santunan duka, sedangkan satu korban dari Probolinggo dan satu dari Blitar, saya sudah pesan kepada Kalaksa BPBD Jatim agar ada tim Tagana yang ditugaskan untuk menyampaikan duka takziah kami," tuturnya.

Gubernur Khofifah juga berdialog dengan keluarga korban yang belum ditemukan sembari mengajak mereka untuk terus berdoa agar pencarian korban yang belum ditemukan segera membuahkan hasil.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga berkesempatan meninjau operation room yang ada di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, bersama tim gabungan untuk menganalisis pergerakan arus laut di Selat Bali agar bisa memudahkan proses pencarian korban.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kerja keras tim SAR gabungan terdiri atas Pusat hingga Banyuwangi dan Jembrana (Bali).

"Itu tentu atas kerja keras semua tim SAR gabungan, baik dari Banyuwangi, provinsi terutama dari tim pusat," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas, R. Eko Suyatno mengapresiasi gubernur yang hadir langsung melihat situasi posko dan meninjau keluarga korban yang meninggal dunia.

"Kami komitmen mudah-mudahan ada suatu kemajuan proses pencarian korban, dan apabila ada penemuan kami segera mengkomunikasikan dengan keluarga korban," katanya.

Informasi diperoleh, korban kapal tenggelam ditemukan meninggal asal Banyuwangi adalah Eko Satriyo (L/51) asal Kecamatan Kalipuro, Elok Rumantini (P/34) Sritanjung, Cahyani (P/45) asal Kelurahan Wonosobo, Kecamatan Srono.

Selanjutnya, Fitri April Lestari (P/33) asal Kecamatan Cluring, Afnan Aqiel Mustafa (L/3) asal Kecamatan Cluring, Daniar Nadief Inzaqi (L/21) asal Kecamatan Glenmore, Rido Anggoro (L/29) asal Kecamatan Kabat, dan Novan Hadiansyah (L/15) Kecamatan Singojuru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.