Pasar Fokus Data Pengangguran AS, Simak Proyeksi Rupiah Jelang Akhir Pekan Ini
Jumat, 11 Jul 2025, 08:58 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpoÂtensi melemah jelang akhir pekan ini. Sentimen eksternal diperkirakan masih dominan mempengaruhi pergerakan rupiah.Â
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo BerÂjangka, Ibrahim Assuabi melihat investor fokus pada klaim pengangguran di Amerika Serikat (AS) mingguan dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30-tahun.
Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (11/7), bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kiÂsaran 16.220-16.270 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Kamis (10/7), di Jakarta menguat sebesar 34 poin atau 0,21 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.224 rupiah per dollar AS.
Ibrahim menganggap penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi respons positif pasar terhadap pemerintah yang memastikan proses negosiasi perihal kebijakan tarif resiprokal AS sebesar 32 persen masih terus berjalan.
âBahkan, komunikasi kedua belah pihak terus dibangun agar mendapatkan win-win solution,â katanya dalam keteÂrangan tertulis di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Prabowo Targetkan RUU Ketenagakerjaan Selesai 2026, DPR Libatkan Serikat Buruh
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.