Petani Tersenyum, Enam Pabrik Rokok Siap Beli Tembakau Temanggung
📅 Kamis, 10 Jul 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono menyebutkan ada enam perwakilan pabrik rokok berkomitmen membeli tembakau kering milik petani di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Ia di Temanggung, Kamis, menyebutkan sebanyak enam perwakilan itu adalah PT Djarum, PT Nojorono, Wismilak, Penamas, Sukun dan Prahu Layar.
"Tadi malam sudah dilaksanakan audiensi dan diskusi. Lalu disepakati ada 6 pabrik rokok yang siap membeli tembakau Temanggung dengan syarat khusus," katanya.
Ia mengatakan, dengan adanya komitmen tersebut Pemkab Temanggung mengimbau agar petani selalu menjaga kualitas tembakau, yakni dengan tidak memberi gula pasir untuk menambah bobot, serta tidak mencampur tembakau dari daerah lain.
"Untuk harga dan volume pembelian nanti menyesuaikan dengan cuaca, kalau cuaca bagus mungkin harganya juga akan bagus dan volume yang dibeli pun juga lebih banyak, sehingga cuaca bagus ini yang menentukan berapa yang akan dibeli dan harga oleh pabrik-pabrik tersebut," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari hasil kesepakatan bersama Bupati Temanggung , Komite Pertembakauan dan perwakilan pabrik rokok menjadi petanda bahwa tembakau asli Temanggung akan diserap habis oleh pabrik rokok.
Ia mengatakan, di tahun 2025 luas lahan tembakau sekitar 13.000 hektare sampai dengan 14.000 hektare yang tersebar di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, Prahu serta daerah persawahan.
"Dari jumlah luasan 13.000-14.000 hektare ini diperkirakan hasil panen tembakau kering sebanyak sembilan ribu ton," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!