Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Bencana Banjir, BNPB: Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek hingga 11 Juli

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 16:42 WIB | Oleh:
Cegah Bencana Banjir, BNPB: Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek hingga 11 Juli Doc: antara foto
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Posko OMC, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/7).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan operasi modifikasi cuaca untuk mencegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek akan dilakukan sampai dengan Jumat (11/7), meski tidak menutup kemungkinan dilanjutkan ketika terdapat potensi curah hujan tinggi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Posko OMC, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/7), menyampaikan operasi modifikasi cuaca tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengurangi intensitas hujan di Jabodetabek sebagai bagian dari upaya menekan potensi bencana di Jabodetabek.

“Bahwa sampai kapan ini tentu akan kita diskusikan. Yang pasti sampai dengan hari ini kita masih melakukan operasi 24 jam. Besok seperti apa, lusa seperti apa, kami akan terus berkoordinasi dengan BMKG. Untuk sementara ini operasi ini akan kita lakukan sampai tanggal 11,” kata Abdul Muhari.

Sejauh ini, 18 sorti atau penerbangan sudah dilakukan untuk membawa bahan semai Natrium Klorida (NaCL) untuk mengurangi potensi awan hujan masuk ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Penerbangan semai sendiri dilakukan di pesisir utara dan selatan Jawa Barat.

Dia mengatakan besok atau lusa diperkirakan ada peningkatan curah hujan, namun pihaknya bersama BMKG akan melakukan analisa apakah wilayah permukaan di Jabodetabek mampu merespons dengan lebih baik.

Analisa itu diperlukan karena saat ini Indonesia bagian timur juga mulai terjadi peningkatan aktivitas gelombang atmosfer yang merujuk curah hujan tinggi.

Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan bahwa gelombang atmosfer tropis memicu curah hujan tinggi di Indonesia bagian selatan, di Jawa, di Bali dan beberapa wilayah lain. Banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Jabodetabek, jelasnya, merupakan dampak yang ditimbulkan dari fenomena tersebut.

Modifikasi cuaca yang dilakukan beberapa hari terakhir sendiri memperlihatkan pengurangan curah hujan yang signifikan. BMKG sendiri memprakirakan pada Jumat besok atau Sabtu (12/7) berpotensi adanya peningkatan curah hujan.

“Kalau kita perkirakan curah hujan itu bisa ditangani oleh permukaan dengan baik maka barangkali tidak perlu dilanjutkan. Tapi kita lihat lagi seberapa ancamannya dan seberapa kekuatan permukaan menerima itu nanti akan menjadi dasar bagi kita untuk memutuskan apakah ini perlu dilanjutkan atau tidak,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.